11 November 2019, 14:45 WIB

Bupati Karawang Tolak Rencana Penghapusan Amdal


Cikwan Suwandi | Nusantara

MI/Cikwan
 MI/Cikwan
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana

BUPATI Karawang Cellica Nurrachadiana menolak rencana Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) menghapus Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

"Kajian amdal itu sangat penting. Ini tidak bisa kalau dihapus," ungkap Cellica kepada Media Indonesia, Senin (11/11).

Cellica menegaskan jika amdal dihapus, pemerintah daerah akan sulit mengawasi dampak lingkungan yang disebabkan oleh pembangunan. Untuk itu, ia meminta rencana penghapusan amdal dipertimbangkan secara baik.

"Misalnya gini, perusahaan tersebut akan membangun. Lalu apa penyebabnya jika dibangun dan mereka harus buat apa. Lalu apa perusahaan tersebut memiliki limbah atau perusahaan terindikasi membuang limbah harus dicek dulu. Harus dilihat amdal dulu. Kalau dihilangkan, menurut saya ya coba untuk dipertimbangkan lah. Karena itu berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat ya, apalagi dengan alam serta lingkungan hidup. Itukan penting," tegasnya.

Baca juga: Wacana Penghapusan IMB dan Amdal Tuai Pro-Kontra

Sementara itu, untuk rencana penghapusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Cellica menyetujui untuk dilakukan.

"Kalau IMB ok lah, untuk pelayanan publik atau percepatan pembangunan," imbuhnya.

Ketika ditanya penghapusan IMB akan berpengaruh terhadap pendapatan daerah. Cellica mengaku pasti akan berpengaruh.

"Itu pasti ada pendapatan yang berpengaruh. Tetapi IMB mana dulu kan belum jelas juga, apakah IMB di perusahaan kawasan atau pemukiman," tuturnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT