11 November 2019, 11:30 WIB

KPU: Kandidat Perempuan di Pemilu 2014 dan 2019 Meningkat


Antara | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
 ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo (kanan) menerima pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (11/11)

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) melaporkan adanya peningkatan jumlah kandidat perempuan dalam Pemilu 2019. Hal itu disampaikan saat bertemu untuk menyerahkan laporan pelaksanaan Pemilu 2019 kepada Presiden Joko Widodo.

"Jadi Pemilu 2014 dan Pemilu 2019, jumlah kandidat perempuan meningkat sebagaimana amanah dalam undang-undang tentang afirmasi keterwakilan perempuan," kata Ketua KPU Arief Budiman dalam sambutannya saat bertemu Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (11/11).

Menurut Arief, jumlah calon anggota legislatif perempuan yang terpilih juga mengalami peningkatan. Untuk DPR dan DPD pada Pemilu 2014 terpilih 131 orang sementara pada 2019 terpilih 162 orang. Peningkatan juga terlihat dari partisipasi pemilih yakni sekitar 7%.

"Pada Pemilu 2019 naik cukup signifikan dari 75% menjadi 82%. Jadi mengalami kenaikan 7%," ungkapnya.

Baca juga: KPU Serahkan Laporan Pelaksanaan Pemilu ke Presiden

Jumlah tersebut melebihi target nasional yakni 77,5%. Sejumlah hal terkait Pemilu 2019 dimuat oleh KPU dalam Buku Laporan Pelaksanaan Pemilu yang diserahkan kepada Presiden Jokowi dalam pertemuan.

KPU juga membahas tentang pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak yang akan berlangsung tahun depan. Arief menjelaskan tata kelola kelembagaan KPU juga akan dibahas.

Kunjungan tersebut diterima Presiden Jokowi sekitar pukul 09.30 WIB.(OL-5)

BERITA TERKAIT