11 November 2019, 10:27 WIB

Biro Pemberitaan Parlemen Gelar Sertijab Kepala Bagian Penerbita


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

Istimewa/DPR RI
 Istimewa/DPR RI
Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal (Setjen) dan Badan Keahlian (BK) DPR RI secara resmi menggelar Serah Terima Jabatan. 

BIRO Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal (Setjen) dan Badan Keahlian (BK) DPR RI pada hari Jumat (8/11) secara resmi menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Dadang Prayitna selaku pejabat Kepala Bagian (Kabag) Penerbitan kepada Sartomo sebagai pejabat Kabag yang baru.

Prosesi Sertijab dipimpin langsung oleh Kepala Biro (Karo) Pemberitaan Parlemen Y.O.I Tahapari. Turut serta hadir dalam prosesi Sertijab ini seluruh Kepala bagian (Kabag) yang berada dalam naungan Biro Pemberitaan Parlemen yaitu Kabag Media Cetak dan Media Sosial, Kabag TV dan Radio Parlemen dan Kabag Hubungan Masyarakat. 

Hanny, sapaan akrabnya, saat diwawancarai menjelaskan, kegiatan Sertijab ini adalah rangkaian dari pelantikan yang telah dilaksanakan pada pekan lalu tepatnya tanggal 1 November 2019.

“Kedua pejabat ini adalah pejabat dari Setjen dan BK DPR RI. Oleh karena itu, maka kegiatan Sertijab ini memang adalah rangkaian dari pelantikan yang telah dilaksanakan pada minggu lalu pada 1 November 2019 dan setelah itu diikuti dengan Sertijab di seluruh unit kerja di Setjen BK DPR RI,” ujar Hanny. 

Hanny mengungkapkan, prosesi Sertijab merupakan hal biasa dalam setiap organisasi. Tujuan dari rotasi pejabat adalah untuk memberikan pengalaman yang baru kepada pejabat tersebut.

“Setiap pegawai, setiap pejabat yang mengalami rotasi itu adalah untuk lebih memberikan pengalaman yang baru bagi yang bersangkutan. Sehingga, yang bersangkutan mempunyai pengalaman-pengalaman yang banyak sekali untuk nantinya dia akan melaksanakan peningkatan kariernya di masa yang akan datang,” tutur Hanny. 

Oleh karena itu, Hanny menjelaskan, tour of duty atau rotasi ini adalah salah satu bagian daripada organisasi yang baik. Sehingga, organisasi ini dapat terus berjalan dan terus dapat melakukan inovasi, karena dipimpin para pejabat yang baru. 

“Biasanya, kalau sudah agak waktu yang lama atau lewat itu biasanya pejabat terjebak dalam rutinitas sehingga tidak ada terobosan. Nah, dengan adanya rotasi ini, pejabat-pejabat itu diharapkan adanya inovasi terobosan dalam pekerjaannya. Sehingga, diharapkan organisasi itu dapat terus berkembang, semakin sehat dan semakin maju,”  pungkas Hanny. (OL-09)

BERITA TERKAIT