11 November 2019, 07:40 WIB

Indonesia Harus Teruskan Perjuangan Pahlawan


Media Indonesia | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Galih Pradipta
 ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri Sosial Juliari Batubara (kedua kiri) melakukan tabur bunga seusai Upacara Ziarah Nasional.

PRESIDEN Joko Widodo menyebut Indonesia harus meneruskan perjuangan para pahlawan, terutama perjuangan dalam memberantas kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, kesenjangan, dan yang lainnya.

"Mengisi kemerdekaan demi menghormati jasa para pahlawan bisa dilakukan dengan beragam cara. Bentuk mengisi kemerdekaan yaitu dengan berkontribusi memberantas kemiskinan, kesenjangan sosial hingga mencerdaskan bangsa," ujar Presiden seusai menjadi inspektur Upacara Ziarah Nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan di TMP Kalibata Jakarta, kemarin.

Upacara untuk mengenang pertempuran 10 November 1945 di Surabaya itu digelar dalam suasana hening dan khidmat. Turut dibunyikan sirene selama 60 detik yang diakhiri dengan mengheningkan cipta.

Jokowi juga melakukan tabur bunga di pusara beberapa tokoh dan pahlawan, di antaranya pusara BJ Habibie, Ainun Habibie, Ani Yudhoyono, Umar Wirahadikusuma, Soedharmono, dan sejumlah pahlawan tak dikenal.

Peringatan Hari Pahlawan juga dilaksanakan di berbagai daerah. Ribuan ASN bersama TNI, Polri, pelajar, dan mahasiswa di Kota Palembang mengikuti upacara di pelataran Benteng Kuto Besak.

Dandim 0418 Palembang Kol Armed Widodo Noer Cahyo sebagai inspektur upacara mengatakan tema peringatan kali ini yaitu Aku pahlawan masa kini. "Mari kita tunjukkan kontribusi nyata kita terhadap bangsa ini," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan perlu ada tindakan nyata dalam memperingati Hari Pahlawan. Anies lalu meminta seluruh jajarannya bekerja sesuai amanah agar permasalahan yang dihadapi warga bisa diselesaikan. Pemprov DKI secara khusus juga telah menggratiskan Pajak Bumi Bangunan untuk para anggota Legiun Veteran Republik Indonesia.

 

Usulan pahlawan

Terkait Hari Pahlawan, Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatra Barat, bakal mengusulkan empat tokoh lagi untuk dijadikan pahlawan nasional di 2020 yaitu Syekh Sulaiman Ar-Rasuli, Siti Manggopoh, Abdul Manan, dan M Saleh Dt Rajo Pangulu.

Pemerintah pada Jumat (8/11) memberi gelar pahlawan nasional kepada  Abdul Kahar Mudzakkir, AA Maramis, KH Masjkur, Ruhana Kuddus, Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi, dan M Sardjito. Ruhana Kuddus berasal dari Agam. (Dhk/Ins/Nur/TS/JI/JS/RF/PO/DW/HS/AP/YH/X-11)

BERITA TERKAIT