10 November 2019, 14:15 WIB

Tiara Prastika Jadi Andalan PB ISSI di SEA Games 2019


Despian Nurhidayat | Olahraga

ANTARA/INASGOC/Aji Wisnu Novianto
 ANTARA/INASGOC/Aji Wisnu Novianto
Atlet Balap Sepeda Indonesia Tiara Andini Prastika

MENYAMBUT gelaran SEA Games 2019 yang sudah di depan mata, pesepeda downhill putri Indonesia Tiara Andini Prastika optimistis dapat menyumbang medali emas.

Kepercayaan diri Tiara memang sedang tinggi setelah serangkaian hasil positif selama mengikuti sejumlah perlombaan.

Terbaru, dia menjadi juara umum ketagori women elite 76 Indonesian Downhill 2019.

Dalam tiga seri yang berlangsung musim ini, Tiara tidak terbendung dengan selalu menjadi yang terdepan. Misalnya, pada seri penutup di Ternadi Bike Park, Kudus, Jawa Tengah, Oktober lalu, ia menorehkan catatan waktu 3 menit, 55.060 detik.

Bukan hanya itu saja, Tiara juga berhasil mengalahkan Ayu Triya Andriana yang juga diproyeksikan tampil pada ajang SEA Games 2019.

Baca juga: Tanpa Nomor Andalan, Sepak Takraw Optimistis Tatap SEA Games 2019

Saat ini, Tiara mengatakan dia tengah memfokuskan diri untuk melakukan latihan menyambut gelaran terbesar di Asia Tenggara tersebut.

“Saat ini, sudah enggak ada lagi kejuaraan, jadi saya akan fokus berlatih mempersiapkan diri untuk SEA Games. Paling utama ialah melatih fisik. Saya juga harus memperbaiki skill. Jika fisik sudah mulai meningkat, skill juga harus diprebaiki. Jadi semuanya harus seimbang,” ungkap Tiara kepada Media Indonesia, Minggu (10/11).

Dalam kesempatan ini, perempuan asal Semarang tersebut juga mengatakan sebelumnya, ia juga sempat turun dalam beberapa kejuaraan, termasuk Asian Mountain Bike Continental Championships di Lebanon, 25-28 Juli lalu.

Dalam ajang tersebut, Tiara menempati posisi tiga dengan catatan waktu 4 menit 54.019 detik.

Ia kalah dari dua pesepeda Thailand, Vipavee Deekaballes dan Siraphatson Chatkamnoed yang menempati posisi pertama dan kedua dengan catatan waktu masing-masing 4 menit 27.742 detik dan 4 menit 43.420 detik.

Lebih lanjut, Tiara menambahkan dalam ajang SEA Games kelak, lawan yang patut diwaspadai ialah pesepeda dari Thailand. Para pesepeda dari 'Negeri Gajah Putih' tersebut dikatakan akan menjadi lawan terberat baginya.

“Kurang lebih saya tahu kekuatan pesepeda Thailand. Di sana mereka memang berlatih dengan trek yang lebih sulit. Tetapi saya tetap optimistis karena selama ini saya terus berusaha mengejar catatan waktu tercepat di ketegori putra,” lanjutnya.

Tiara merupakan andalan Indonesia untik dapat meraih emas dalam ajang SEA Games 2019 nanti. Sebelumnya, pesepeda yang lahir pada 22 Maret 1996 itu juga sukses menyumbang emas untuk Merah Putih dalam ajang Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang. Ketika itu, Tiara mencatatkan waktu tercepat 2 menit, 33.056 detik.

Ia mengalahkan pesepeda Thailand, Vipavee Deekaballes yang mencetatkan waktu 2 menit, 42.654 detik. Sedangkan posisi ketiga ditempati pesepeda Merah Putih, Nining Porwaningsih dengan 2 menit, 42.664 detik.

Sementara itu, Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) menargetkan dua emas pada SEA Games 2019 nanti.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB ISSI Budi Saputra menyebut peluang besar ada pada nomor BMX dan Downhill. Saat ini, semua atlet pun terus mempersiapkan diri untuk bisa menjadi yang terbaik.

PB ISSI juga telah menetapkan 19 nama yang bakal turun dalam gelaran multicabang dua tahunan tersebut. Mereka akan turun pada 11 nomor berbeda. Budi menyebut skuat yang turun ialah para pesepeda terbaik Indonesia gabungan dari senior dan junior.

Adapun selain Tiara dan Ayu Triya, untuk nomor donwhill putra Indonesia diperkuat Andy Prayoga dan Popo Ariyo Sejati.

Kedua pesepeda itu juga sebelumnya telah tampil dalam sejumlah ajang. Andy Prayoga ialah pemuncak klasemen akhir pada 76 Indonesian Downhill 2019 dengan 590 poin. Sedangkan Popo berada di urutan tiga dengan 485 poin. (OL-2)

BERITA TERKAIT