10 November 2019, 02:30 WIB

Turyono Wahadi Kejanggalan Raibnya Angela


(Gas/M-1) | Weekend

MI/PIUS ERLANGGA
 MI/PIUS ERLANGGA
Turyono Wahadi Kejanggalan Raibnya Angela

MESKI hampir empat bulan tidak mendapat kabar, Turyono Wahadi tetap tidak patah arang mencari keberadaan Angela Hindriati Wahyuningsih. Sang adik tersebut diketahui jejaknya pada 24 Juni 2019 saat dalam dinas ke Bandung, Jawa Barat. Kala itu Angela yang berusia 51 tahun mengabarkan ke kantor jika sedang menuju kembali ke Jakarta dan akan segera memberi laporan hasil perjalanan dinasnya.

Bercerita kepada host Kick Andy, Andy F Noya, Turyono menuturkan jika ia sendiri terakhir berkabar dengan sang adik pada 17 Juni atau menjelang ulang tahun perempuan yang akrab disapa Ati itu. "Beliau (adik) WA saya. Mengatakan kalau ingin resign dari pekerjaannya bulan depan. Kemudian, saya menanyakan kelanjutannya mau bagaimana? Dia bilang mau cari tempat tinggal di daerah dekat makam anaknya, di Kampung Kandang, Pasar Minggu," tutur Turyono.

Setelah itu, kata Turyono, Angela juga sempat berkata ingin mampir ke rumah Turyono di Yogyakarta. Ia lantas memberi alamat, tapi ketika dihubungi kembali pada 19 Juni, nomor Angela sudah tidak aktif sampai sekarang.

Sekitar setahun sebelumnya Angela memang mengalami nestapa kehilangan anak akibat terjatuh dari apartemen. Sekitar setahun lalu itu pula, tepatnya saat mengenang seminggu meninggal bocah tersebut, Turyono terakhir bertemu Angela.

Peristiwa tragis itu pula yang sempat membuat orang-orang mengaitkan dengan hilangnya Angela. Beberapa pihak menilai Angela mungkin mengalami depresi.

Namun, Turyono berpendapat berbeda. Ia lebih merasa ada sebab lain. Menurutnya, Angela telah cukup berhasil bangkit dari kehilangan itu.

Turyono lebih merasa ada kejanggalan terkait dengan hubungan Angela dengan dua orang pria, di masa-masa akhir hidupnya. Mantan suami Angela sendiri kini hidup di Bogor, Jawa Barat.

Salah satu pria tersebut berinisial E dan berusia 10 tahun lebih muda, sementara pria lainnya merupakan duda beranak dua.

Turyono merasakan kejanggalan karena selang beberapa waktu setelah menghilangnya Angela, apartemen sang adik berpindah tangan ke pria berinisial E tersebut. Hal ini menimbulkan kecurigaan karena Turyono mendapat kabar dari teman kantor Angela jika sang adik itu pernah bercerita jika pria E hendak meminjam uang untuk perpanjangan pajak mobil.

"Anehnya kalau menurut saya, pajak mobil saja pinjam, tapi kok bisa sampai membeli sebuah apartemen yang harganya lumayan? Ini yang menjadi pertanyaan keluarga," tutur Turyono. Upaya keluarga menayakan keberadaan Angela kepada pria E juga tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Pria yang kini tinggal di apartemen Angela itu hanya menyatakan jika telah putus hubungan karena perbedaan agama.

Tidak Menyerah

Meski menemui jalan buntu, Turyono dan keluarga tidak menyerah. Ia telah membuat laporan kepada polisi dan juga membuat pengumuman di media massa. Turyono juga berharap dapat memiliki akses masuk ke bekas apartemen Angela. Ia berharap dapat menemukan petunjuk ataupun jawaban lebih jelas.

Turyono mengaku tidak akan berhenti berharap dan berusaha untuk menemukan kabar dari sang adik yang memiliki ciri berkulit putih, berkaca mata, dan berambut coklat kehitaman itu. Karena itu pula, ia tidak pernah merasa lelah untuk terus menceritakan hilangnya Angela. Ia berharap dapat menemukan petunjuk dari siapa pun. Kepada mereka yang memiliki petunjuk, Turyono berharap untuk segera menghubungi langsung nomor pribadinya, yaitu 081329307468. (M-1)

BERITA TERKAIT