09 November 2019, 08:25 WIB

Implementasi B30 Dimulai Desember


Andhika Prasetyo | Ekonomi

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj
 ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj
Ilustrasi -- Petugas menunjukkan sampel bahan bakar B30 di halaman Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/6/2019). 

PEMERINTAH akan memulai implementasi penggunan bahan bakar solar dengan bauran minyak kelapa sawit 30% atau yang dikenal dengan B30 pada Desember 2019. Implementasi tersebut masih akan bersifat uji coba namun sudah akan diterapkan di seluruh Indonesia. Semula, penggunaan B30 baru akan diterapkan pada 2020.

"Tapi pemerintah ingin mulai lebih cepat. Pelaku usaha juga sudah siap," ujar Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan di Jakarta, Jumat (7/11/2019).

Paulus mengatakan, jika bisa implementasi B30 hendak dilaksanakan pada pertengahan bulan ini. Hanya saja, masih banyak administrasi yang belum diselesaikan. Pemerintah melalui Kementerian ESDM masih harus mengeluarkan Keputusan Menteri untuk menambah kuota Fatty Acid Methyl Ester (FAME) untuk program bauran minyak sawit pada solar. Sedianya, pemerintah telah memutuskan alokasi tahun ini sebesar 6,6 juta kiloliter (kl). Namun, jumlah itu hanya untuk pengadaan B20 saja.

"Kalau berubah jadi B30, alokasi pasti berubah meskipun hanya untuk kebutuhan satu bulan. Kalau keputusan bisa keluar dalam beberapa hari ini, mungkin bisa mulai pertengahan November," tutur Paulus.

baca juga: Sriwijaya Disarankan Setop Operasi

Ia menyebut, jika program dilaksanakan pada pertengahan November, setidaknya dibutuhkan tambahan alokasi FAME 400 ribu kl. Adapun, jika implementasi dimulai Desember, tambahan yang diperlukan hanya 250 ribu kl. Kemudian, perihal administrasi lain yang harus diselesaikan adalah kontrak antara Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BUBBN) dannBadan Usaha Bahan Bakar Minyak (BUBBM)sebagai penyedia dan pembeli FAME. Perlu ada purchase order (PO) antara kedua belah pihak.

"Perusahaan kan harus ada perjanjian. Yang harus mengirim jauh kan butuh seminggu," ucap dia. (OL-3)

BERITA TERKAIT