09 November 2019, 07:01 WIB

Pahlawan Masa Kini Dapat Lahir dari Inovator


Rifaldi Putra Irianto | Humaniora

MI/Susanto
 MI/Susanto
Menristek/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brojonegoro

MENTERI Riset dan Teknologi (Menristek) yang juga Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brojonegoro menilai para inovator muda, periset dan peneliti yang berhasil menciptakan hal-hal baru untuk menjawab masalah-masalah di masyarakat, bisa disebut pahlawan masa kini.

"Ya mereka termasuk (inovator, periset, dan peneliti) pahlawan yang selalu berupaya menjawab masalah kekinian, Jadi artinya inovasi yang ditemukan oleh siapapun, dan harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya buat masyarakat," kata Bambang saat di temui di Pondok Indah Mall, Jakarta, Sabtu, (9/11/2019).

Ia berpesan hal yang tak kalah penting adalah bagaimana para pahlawan masa kini dapat terus melanjutkan pengembangan inovasi-inovasi yang sudah ada.

"Dan paling penting mereka tidak boleh berhenti, tidak boleh menyerah tapi selalu berupaya. Inovasinya itu harus selalu diupgrade, ditingkatan kualitasnya. Dan kalau bisa masuk ke pasaran dan bisa diakses oleh masyarakat," ucapnya.

Dikataknya, hingga sampai kapan pun pahlawan-pahlawan masa kini akan terus hadir. Sebab masyarakat dan negara akan selalu membutuhkan kontribusi-kontribusi pemecahan masalah tiap waktunya.

baca juga: Kontribusi Bidang Pendidikan, Esri Indonesia Raih UI Awards 2019

"Tentunya kepedulian akan masyarakat dan bangsa adalah kunci bagaimana kita menjadi pahlawan. Karena masyarakat dan bangsa itu pasti butuh kontribusi dari warganya, dari anggotanya. Nah kita sebagi anggota masyarakat harusnya berupaya untuk menjawab kebutuhan tersebut. Nah itulah jalan masuk kita untuk menjadi bagian dari kepahlawanan," tukasnya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT