08 November 2019, 22:17 WIB

Berdagang di Jalan Raya, Pedagang Pasar Senen Akan Direlokasi


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/Pius Erlangga
 MI/Pius Erlangga
Para PKL memadati area jalan raya di wilaayah Senen, Jakarta Pusat

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta terus berupaya untuk mencarikan kios sementara bagi pedagang Pasar Senen. Sebelumnya, para pedagang Pasar Senen khususnya yang menempati bangunan Blok 3 berdagang di jalan raya.

Hal itu disebabkan gedung Pasar Senen Blok 3 sebelumnya terbakar hebat pada 19 Januari 2017. Kebakaran baru bisa dipadamkan pada 20 Januari 2017.

Menurut Kepala Satpol PP DKI Arifin, pihaknya belum bisa menertibkan para pedagang dari jalan dan trotoar selama belum ada kepastian kios sementara.

"Ya kita kemarin sudah koordinasi dengan pihak dari Pasar Jaya maupun dari kecamatan untuk dicarikan solusinya. Mereka akan kita dorong kemana tempatnya. Prinsipnya mereka sebenarnya sudah kita katakan enggak boleh sampai mengambil badan jalan. Karena awalnya mereka kan di dalam ya karena dampak kebakaran kemarin itu," ungkap Arifin saat dikonfirmasi, Jumat (8/11).

Baca juga : Car Free Day Minggu Ini, PKL Direlokasi Sesuai Zona

Langkah selanjutnya akan segera diupayakan baik dari Pemerintah Kota Jakarta Pusat maupun Perumda Pasar Jaya. Arifin menegaskan pihaknya akan berdiskusi dengan jajaran Pemkot Jakarta Pusat dan kecamatan agar dapat membuat para pedagang bisa berdagang dengan tertib.

"Ini makanya kita bicarakan itu dengan aparat wilayah disitu ada Pak Camat, ada unsur dari Pasar Jaya kita sama-sama cari solusinya buat mereka. Biar mereka juga bisa berdagang di tempat yang semestinya, tidak mengganggu ruas jalan yang harusnya itu digunakan untuk kendaraan," tukasnya.

Sementara itu, pihaknya juga menempatkan petugas Satpol PP agar kegiatan berjualan para pedagang tidak mengganggu aktivitas warga lainnya dan tidak memakan badan jalan.

"Iya kita jaga supaya agak diatur mereka itu. Jangan terlalu maju ke jalan kemudian bantu juga atur lalu lintas suapaya enggak tersendat di situ," papar mantan Wakil Wali Kota Jakarta Selatan itu.(OL-7)

BERITA TERKAIT