08 November 2019, 22:06 WIB

NasDem Siap Berkorban Meski Diterpa Sinisme Kecurigaan


Whisnu Mardiansyah | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz
 ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh

PARTAI NasDem rela dipandang sinis dan dicurigai dengan upaya silaturahmi politik dan dilakukan selama ini.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam pidatonya saat pembukaan Kongres II Partai NasDem di Hall B3 Jiexpo
Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat malam.

Dia juga menyebutkan, sikap partainya mengutamakan kepentingan bangsa dan negara demi utuhnya persatuan dan  kesatuan bangsa.

"Karena niat baik itulah kesadaran itulah Nasdem harus siap kalau perlu mengorbankan dirinya sebagai institusi partai politik. Membawa nilai kebajikan walaupun diterpa berbagai sinisme kecurigaan," kata Surya.

Semangat manifesto Partai NasDem mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan partai ini sendiri. Upaya untuk menjaga persatuan dan kesatuan tak terhalang dengan perbedaan sikap dan pandangan politik.

"Saya harapkan pikiran-pikiran kita untuk mengutamakan semangat persatuan dan kesatuan bangsa ini tidak boleh terhenti dan dihentikan oleh siapapun itu untuk kepentingan apapun itu," tegas Surya.

Surya Dia jugamenyampaikan, kemajuan bangsa ditentukan oleh seluruh elemen, bukan hanya oleh segelintir kelompok tertentu atau bahkan kelompok politik tertentu. Seluruh warga negara Indonesia memiliki hak dan kesempatan yang sama turut memajukan bangsa.

"Jadi bukan atas dasar NasDem partai pengusung pemerintah kemudian memikirkan hanya kepentingan kepentingan koalisi yang ada dalam pemerintah ahh salah itu. Salah itu," ucap Surya.

Menurut Surya, cara berfikir demi mementingkan sekelompok elite atau kelompok pola pikir jangka pendek. Hal itu tak sejalan dengan pemikiran para pendiri bangsa yang rela mengesampingkan kepentingan kelompoknya demi kepentingan bangsa. (OL-11)

 

BERITA TERKAIT