09 November 2019, 02:30 WIB

Pemkot Tangerang Ajak Masyarakat Aktif Tangkal Radikalisme


Medcom.id/Hendrik Simorangkir | Politik dan Hukum

Medcom.id/ Hendrik Simorangkir
 Medcom.id/ Hendrik Simorangkir
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat menghadiri acara Kirab Maulid di Kampung Berkelir, Kota Tangerang, Jumat, 8 November 2019.

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tangerang berupaya meminimalisir penyebaran radikalisme dengan memperbanyak kegiatan yang melibatkan masyarakat. Adanya kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun ketahanan nasional yang dimulai dari pemuda.
 
"Sudah banyak kegiatan yang kami gelar untuk menangkal radikalisme ini. Seperti saat ini kami menggelar kirab maulid guna bersama menangkal radikalisme untuk membangun semangat kesatuan," ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Kota Tangerang, Jumat, 8 November 2019.
 
Arief menjelaskan MUI telah mengimbau kegiatan pemuda saat ini harus memupuk semangat gotong royong kesatuan dan persatuan. Arief ingin semua pihak turut menjaga persatuan dan membina masyarakat untuk tetap melebur bersama dan ikut membahu membangun Kota Tangerang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Sementara Kepolisian ResorT (Polres) Metro Tangerang Kota gencar melakukan sosialisasi penolakan radikalisme di wilayahnya sejak beberapa waktu lalu. Upaya yang dilakukan menggandeng organisasi kepemudaan dan massa dengan bentuk penandatanganan komitmen dan pembacaan ikrar.
 
"Kita sudah gandeng KNPI dan ormas lainnya di Kota Tangerang untuk menangkal radikalisme tersebut. Karena kondusifitas terjaga melalui kerja bersama demi kepentingan bangsa," kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim.
 
Rachim menjelaskan isi komitmen tersebut yakni setia dan taat kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dan menolak dengan tegas ajaran paham radikal dan terorisme yang mengancam keutuhan bangsa dan NKRI. Ia menambahkan pemberian pemahaman kepada mahasiswa dan pelajar pun penting untuk langkah pencegahan bahaya radikalisme.
 
"Untuk menangkal radikalisme di kampus kita gencar melakukan penyuluhan berupa pedalaman materi yang selalu diberikan oleh Kapolres langsung," pungkas Rachim.
 
Sementara Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang, Uis Darmawan, menuturkan kini paham radikalisme berkembang dengan pesat. Terkait hal itu, ia menyampaikan pihaknya siap menjadi garda terdepan melawan paham tersebut.
 
"Kita juga harus bisa melihat ke depan untuk memanfaatkan dan mengembangkan potensi pemuda Indonesia," ujar Uis.
 
Selain itu Uis mengakui paham radikalisme cepat menyebar melalui media sosial. Ia menambahkan kini sangat banyak berita bohong bertebaran. Hal itu membuat pihaknya harus memiliki kemampuan menganalisis berita-berita yang tersebar di unsur kepemudaan.
 
"Kita sebagai pemuda harus bijak dalam penggunaan sosial media, jangan mudah percaya dan menyebar berita yang belum jelas kebenarannya. Kita harus tahu dulu berita itu isinya apa, motifnya, tujuannya, jangan sampai secara tidak sadar kita juga turut menyebarkan paham radikal," ungkap Uis. (OL-12)

BERITA TERKAIT