08 November 2019, 19:40 WIB

PT KNI Raih Penghargaan di CECT Sustainability Award 2019


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

Dok. CECT
 Dok. CECT
penghargaan CECT Sustainability Award 2019

PT. Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) meraih penghargaan Project-Based CSR & Business Sustainability Kategori Indonesia Education for Sustainable Energy.di ajang Center for Entrepreneurship Change and Third Sector (CECT) Sustainability Award 2019.

Penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan yang mampu mewujudkan sustainability dan Corporate Social Responsibilty (CSR) yang berkelanjutan secara holistik.

Penghargaan CECT Sustainability Award 2019 diserahkan oleh Dr. Maria R. Nindita Radyati Executive Director of CECT Trisakti University, Matia R. nindita Radyati di Hotel Ayana Midplaza  Jakarta pada Kamis (7/11) dan diterima langsung oleh President Direktur PT KNI Mei Suryawan.

Mei mengatakan, pihaknya akan erus berupaya memberikan kontribusi aktif bagi masyarakat khususnya di Kota Bontang, Kalimantan timur. Hal itu merupakan komitmen PT. KNI untuk menjalankan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dalam setiap program CSR perusahaan yang dijalankan.

Ini merupakan penghargaan perdana bagi PT. KNI di ajang CECT Sustainability Award 2019 yang diselenggarakan Unibersitas Trisakti.

Baca juga : Peduli Limbah Plastik, KNI Raih Penghargaan Indonesia Green Award

"Selain program pendidikan, pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan, tahun 2019 PT KNI  juga memfokuskan program bidang kesehatan. Dengan demikian, pemberian penghargaan ini dapat memotivasi untuk menjalankan program CSR secara berkelanjutan sekaligus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan," kata Mei dalam keterangan tertulisnya.

Penghargaan CECT Sustainability Award 2019 diberikan kepada 32 perusahaan terbaik dalam penyelenggaraan tanggung jawab sosal perusahaan (CSR). Selain itu, penghargaan juga diberikan pada 7 social enterprises.

Adapun tujuh penerima CECT Sustainability Award 2019 pada kategori social enteprises adalah WeCare.id, Ibu Profesional, Duanyam, Jaringan Madu Hutan Indonesia (JMHI), Uni Papua FC, Hara (hara.io) serta Tlatah Bocah.

Direktur CECT Trisakti dan MM Suistanable, Maria R Nindita Radyati, menjelaskam, apresiasi itu diberikan untuk mengubah pola pikir masyarakat bahwa CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan bukan hanya tentang uang.

"Terlalu banyak masyarakat yang salah beranggapan tentang CSR ini hanyalah soal rupiah. Namun, sebenarnya di balik itu semua CSR bertujuan untuk tanggung jawab perusahaan bagi lingkungannya sehingga dalam memberikan penghargaan kepada perusahaan itu patokan kita adalah standar internasional, yaitu ISO 26000," ujarnya.

CECT Sustainability Award tahun ini digelar untuk kelima kalinya dan melibatkan perusahaan swasta dan pemerintah. Program ini digagas CECT di bawah naungan Universitas Trisakti. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT