09 November 2019, 00:55 WIB

BNPB Ajak Vegetasi untuk Selamatkan Pantai di Sumbar


Yose Hendra | Nusantara

Antara
 Antara
Warga berjalan di antara bibit pohon yang mati di Pantai Muaro Lasak, Padang, Sumatra Barat, Selasa (18/6/2019). 

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengimbau kepada seluruh komponen yang terdapat di daerah untuk mengedepankan penanaman vegetasi dalam rangka pengurangan kerusakan akibat abrasi.

"Rusaknya bibir pantai di sepanjang pantai barat wilayah Sumatra Barat  diakibatkan oleh abrasi, mengingat ombak di Samudera Hindia begitu kencang," ujar Doni saat di Padang, Sumbar, Sabtu (11/8).

Menurutnya, dengan menanam vegetasi, bibir pantai akan tertahan dari  abrasi. "Perlu dilakukan penanaman pohon yang cocok dengan tanah di sekitar pantai, beberapa yang terlihat hidup subur di sini adalah pohon cemara udang dan pinago (beringin pantai)," tambah Doni.

Selain untuk mengatasi abrasi, pohon-pohon tersebut dapat dijadikan sebagai shelter alami jika terjadi tsunami. "Masyarakat dapat menyiapkan tangga atau tali yang dapat digunakan untuk berlindung naik ke atas pohon yang tinggi untuk bertahan dari terjangan tsunami," tandas Doni.

Baca juga: Pematangsiantar Sudah Saatnya Terapkan e-Budgeting

Zahir Man salah satu tokoh masyarakat yang tinggal di bibir pantai Desa Ampalu, Pariaman Tengah, Kota Pariaman mengatakan, pohon Pinago (beringin pantai) yang berada persis di depan rumahnya telah ada dari sekitar 1980.

"Pohon ini awalnya kecil, hanya setinggi paha orang dewasa pada 1980, namun kini tingginya sudah hampir 4 meter dan memiliki akar yang kuat," tukasnya.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, pemerintah provinsi Sumbar mendukung program yang ditawarkan kepala BNPB.

"Saya juga melihat langsung di Jepang juga menggunakan vegetasi untuk mengurangi abrasi," ujar Nasrul.

BNPB akan bekerja sama dengan pemerintah daerah Sumatra Barat di Sumbar, TNI/POLRI, para pecinta lingkungan serta dunia usaha akan memberikan bibit-bibit pohon tersebut kepada masyarakat.

Diharapkan bibit pohon tersebut ditanam dan dirawat dengan baik sehingga dapat berfungsi menahan derasnya ombak dan tsunami yang menghantam bibir pantai.


 


 

 

BERITA TERKAIT