08 November 2019, 15:57 WIB

Saefullah Mengaku Tidak Tahu Namanya Masuk Bursa Cawagub DKI


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Dok.MI
 Dok.MI
Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta Saefullah (batik)

SEKRETARIS Daerah DKI Jakarta Saefullah tak tahu-menahu namanya masuk bursa calon wakil gubernur DKI Jakarta. Saat ditanyai awak media, Saefullah mengatakan belum diberi tahu oleh politikus Partai Gerindra sekaligus Ketua DPD DKI Partai Gerindra M. Taufik terkait pengusulan namanya sebagai cawagub DKI.

"Saya malah belum diberi tahu oleh yang usul siapa nih? Gerindra ya? Ya saya belum diberi tahu nih oleh beliau. Ditulis begitu saja. Jadi belum tahu ada maksud apa ya. Jadi betul-betul belum tahu. Saya kan setiap hari di sini, dari pagi sampai sore, kadang sampai malam," kata Saefullah di Balai Kota, Jumat (8/11).

Saefullah mengatakan kecil kemungkinannya untuk ia masuk bursa cawagub. Ia menegaskan saat ini masih berposisi sebagai ASN DKI Jakarta.

"Jadi tidak ikut sampai ranah politik karena ini kan amanat undang-undang ini kan merupakan hak partai pengusung, dalam hal ini Gerindra dan PKS. Ya saya mau merapat seperti apa, orang saya bukan orang politik. Saya kerja saja di sini," tuturnya.

Baca juga: Ubah Usulan Cawagub DKI, Gerindra Masukan Nama Sekda DKI Jakarta

Saefullah pun menganggap penyebutan namanya hanya menjadi penggembira bursa. Sebab, namanya muncul di urutan keempat. Sementara pengusukan nama cawagub maksimal dua nama.

"Kan maksimal dua, tapi ini masih ada berapa yang diusulkan Gerindra berapa? Empat? Saya nomor berapa? Nomor empat? Kan masih ada nomor satu, masih ada nomor dua gitu loh, masih ada nomor tiga, mungkin itu yang prioritas," tegasnya.

Mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu menyebut belum ada komunikasi baik informal maupun formal terkait namanya yang masuk dalam bursa cawagub Partai Gerindra. Ia pun berkelakar komunikasi terakhir dengan anggota Partai Gerindra adalah di DPRD DKI Jakarta untuk membahas anggaran untuk 2020.

"Saya ini sudah pada posisi harus istiqomah menjalankan semua perintah, semua amanah. Amanah dari gubernur juga kan amanah dari rakyat pada hakikatnya. Saya bekerja sekuat tenaga dengan pikiran yang lurus, tidak ada intrik-intrik kepentingan pribadi. Sudah itu saja. Mengalir saja," tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik mengusulkan empat nama cawagub melalui surat ke PKS yakni Dewan Penasihat Gerindra Arnes Lukman, Waketum DPP Gerindra Ferry J Juliantono, Wasekjen DPP Gerindra A Riza Patria, dan Sekda DKI Jakarta Saefullah.(OL-4)

BERITA TERKAIT