07 November 2019, 23:54 WIB

ISCOP Dorong Penerapan Industri Hijau


mediaindonesia.com | Ekonomi

Dok. IAPMO Group Indonesia
 Dok. IAPMO Group Indonesia
Penyelenggaraan ISCOP

PEMERINTAH melalui komitmennya dalam Sustainable Development Goals (SDG’s) 2030 berkomitmen dalam hal infrastruktur, industri, lingkungan, akses air dan sanitasi, serta pendidikan atau sumber daya manusia.

Dalam upaya menjembatani setiap sektor yang terkait, IAPMO Group Indonesia, Green Product Council Indonesia (GPCI), dan Asosiasi Plambing Nasional (APIN) membuat rangkaian event bertajuk Indonesia Sustainable Construction and Plumbing (ISCOP).

Event bertemakan “Advancing Sustainable Construction Materials and Plumbing System for A Sustainable Future” ini diselenggarakan pada 6-8 November 2019 di JI Expo, Jakarta

"Industri hijau adalah industri yang proses produksinya mengutamakan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya berkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian lingkungan hidup," ujar Radison Silalahi, Kepala Bidang Standardisasi Industri Hijau Kementerian Perindustrian dalam keterangan tertulisnya.

Senior Vice President sekaligus Kepala Lembaga Penilai Kesesuaian PT IAPMO Group Indonesia Shirley Dewi menjelaskan, penggunaan produk konstruksi dan produk plambing yang ber-SNI dan berlabel produk hijau akan melindungi pengguna dalam aspek keselamatan dan kesehatan.

Baca juga : Indonesia Infrastructure Week Hadirkan Teknologi IOT Nasional

“Serta meningkatkan efisiensi dalam penggunaan energi, mereduksi limbah dan polusi terhadap lingkungan. Dan sejalan dengan visi pemerintah untuk SDG 2030,” ujarnya. Kedepannya, ISCOP akan dijadikan program tahunan bersamaan dengan event konstruksi Indonesia.

IAPMO Group Indonesia sebagai lembaga sertifikasi spesialis plambing satu-satunya di Indonesia yang memenuhi standar ISO 17024:2012 (Persyaratan Lembaga Sertifikasi Personel) dan telah mendapatkan pengakuan dari pemerintah yang diwujudkan dalam bentuk akreditasi KAN.

Selain itu, KAN dalam hal sertifikasi personel juga sudah menandatangani kerjasama MRA (Mutual Recognition Agreement) yang mana hasil sertifikasi yang telah diakreditasi oleh KAN juga diakui secara internasional.

Pada ISCOP 2019, IAPMO Group Indonesia melakukan penandatanganan kerja sama dengan beberapa universitas di Indonesia untuk menyelenggarakan pelatihan serta sertifikasi bagi spesialis plambing.

Diantaranya adalah Universitas Udayana Bali dan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Universitas nantinya diharapkan menjadi penyelenggara bagi pelatihan bagi internal universitas maupun pihak eksternal.

Shirley berharap, ISCOP yang bersisi sejumlah seminar itu dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terkait sistem maupun produk konstruksi, material maupun plambing yang berpegang pada prinsip berkelanjutan, ramah lingkungan dan hemat energi. (RO/OL-7)

 

BERITA TERKAIT