07 November 2019, 20:25 WIB

Cabor Layar Realistis Targetkan 1 Perak dan 2 Perunggu


Despian Nurhidayat | Olahraga

ANTARA
 ANTARA
Cabang Layar

PENGURUS Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PB Porlasi) akan melakukan pelatihan terakhir untuk para atletnya di Subic Bay Filipina jelang SEA Games 2019. Pelatihan ini dikatakan sebagai pengenalan area sekaligus pembiasaan untuk para atlet PB Porlasi.

Ketua Umum PB Porlasi, Darwanto, mengungkapkan bahwa pelatihan di luar negeri bukan pertama kalinya bagi atlet-atletnya. Dalam empat bulan terakhir, dia bahkan mengatakan bahwa PB Porlasi telah melakukan pelatihan di dua negara Asia.

"Atlet kita sebanyak 5 orang sudah melakukan persiapan sebaik-baiknya, termasuk 4 bulan kita sudah try out di Thailand, Singapura dan terakhir nanti ada TC di Subic. Kebetulan pihak Filipina mengundang kita latihan di sana, karena Asian Games yang lalu juga mereka latihan di sini," ungkapnya saat ditemui di Indonesia National Sailing Center (INSC), Pantai Marina Ancol, Jakarta Utara, Kamis (7/11).

Selain untuk persiapan SEA Games, Darwanto juga mengatakan bahwa dia ingon mempererat hubungan dengan Filipina khususnya pada sektor caang olahraga layar. Saat ini, bahkan dia menambahkan bahwa peralatan para atlet sudah dikirim ke Filipina dan salah satu ofisial pun sudah siap berada di sana.

Lebih lanjut, Darwanto mengatakan bahwa persiapan merupakan hal yang tak luput untik dilakukan di Filipina nantinya. Pasalnya cabor layar dikatakan bukan hanya permasalahan alat, tapi juga cuaca.

"Ada persiapan lainnya buat kami yakni mengenal area untuk lomba di sana, karena layar tidak hanya menggunakan alat tapi juga mengandalkan alam di sana seperti angin, arus dan lainnya. Karena yang saya dengar, di sana banyak gunung jadinya angin berpengaruh, maka dari itu kami merencanakan untuk adakan TC di sana," lanjut Darwanto.


Baca juga: Presiden akan Melepas Atlet SEA Games 2019 Pekan Depan

 

Sementara itu, cabor layar dikatakan akan mengikuti 4 nomor pertandingan yakni Optimist Boys, International 420 Girls, Rs One Men dan RSX Women. Dari keseluruhan lima atlet yang akan diberangkatkan, Darwanto mengatakan bahwa para atlet akan didominasi oleh atlet junior.

"Memang ajang SEA Games itu jadi ajang para junior untuk berlomba, sehingga nanti udah lolos kami persiapkan untuk Asian Games yang akan datang. Ada yang usianya masih 13 tahun, ada yang 18 dan yang paling tua itu umurnya 19 tahun. Usia itu memang memengaruhi di layar dan negara lain pun melakukan hal yang sama," pungkasnya.

Jika melihat dari peta persiangan, Darwanto tak menampik bahwa Indonesia saat ini tertinggal dari Thailand, Singapura, dan Malaysia. Maka dari itu, target realistis yang diinginkan olehnya ialah medali perak dan perunggu saja.

"Kita bisa ngalahin satu saja minimal dapat perunggu. Mereka itu memang sangat bagus dan pembinaannya baik, berbeda sekali dengan kita. Maka dari itu target saya 1 perak dan 2 perunggu, saya nggak mau muluk-muluk dulu," tambah Darwanto.

"Maka dari itu, saya minta dukungan dari masyarakat Indonesia, karena kita suatu negara kepulauan masa olahraga layar kalah terus. Saya titip juga untuk para atlet harus fokus dan jangan pulang dengan tangan kosong," tutupnya. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT