07 November 2019, 19:16 WIB

Usai Operasi Zebra, Pelanggar Rambu Masih Terjadi


Tri Subarkah | Megapolitan

MI/Tri Subarkah
 MI/Tri Subarkah
Suasana Fly Over Pemuda

PASCABERAKHIRNYA penyelenggaraan Operasi Zebra Jaya 2019, pelanggaran lalu lintas masih kerap terjadi. Misalnya di bawah fly over Pemuda, Jakarta Timur.

Aiptu Catur Subagyo salah satu petugas kepolisian yang berjaga di sana mengatakan bahwa pelanggaran yang masih kerap dilakukan adalah melanggar rambu lalu lintas.

Pantauan Media Indonesia pada Kamis (7/11) sore, Catur menindak seorang pengendara sepeda motor. Pengendara itu melintasi Jalan Jendral Ahmat Yani di bawah fly over Pemuda. Padahal, hanya bus TransJakarta saja yang boleh melewatinya.

"Harusnya kan lewat atas (fly over). Dari kanan dia lurus, di sana ada petugas, terus ketakutan akhirnya muter balik," kata Catur.

Pengendara sepeda motor yang enggan disebutkan namanya itu mengaku tidak mengetahui soal rambu itu. Dirinya hanya bisa berpasrah saat polisi menindak dan mengamankan STNK miliknya.

Baca juga : Sepuluh Hari Operasi Zebra Jaya, 85.832 Pengendara Ditilang

Atas kelalaiannya, ia dikenakan Pasal 287 Undang-undang No. 22 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Sampai sore tadi, sudah ada tiga pengendara yang melanggar rambu, satu pesepeda motor, dan dua lainnya pengendara mobil.

Sementara itu, Kasubnit Lalu Lintas Matraman Iptu Agus Sukoco mengatakan jenis pelanggaran terbanyak di bawah fly over Pemuda adalah menerobos lampu merah.

"Di sini hanya pelanggaran nerobos lampu merah saja yang masih sering terjadi. Karena kan jalannya lebar, banyak pengguna jalan yang main terabas aja nggak liat rambu-rambu. Dihimbau untuk melihat rambu dulu, lampu kuning itu persiapan berhenti, rata-rata kan jalan terus," ujarnya.

Sedangkan mobil yang melanggar kebijakan ganjil genap, aku Agus, sudah jarang terjadi. "kalau pelanggaran ganjil genap sudah langka di sini, masyarakat sudah tau," pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT