07 November 2019, 19:01 WIB

UMKM Didorong Kuasai Pasar Domestik


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

MI/ Susanto
 MI/ Susanto
Teten Masduki

MENTERI Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Teten Masduki menginginkan produk-produk UMKM dalam negeri mampu mendominasi pasar domestik hingga menembus pasar ekspor.

Hal itu dikatakannya seusai menghadiri rapat koordinasi di Kantor Kementerian Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (7/11). "Kita butuh mengurangi impor dan kenaikan devisa. Tadi yang penting dikoordinasikan bagaimana produksi umkm masuk value chain," ujarnya.

 

Baca jaga: Sinkronisasi Program untuk Perkuat Perekonomian Nasional

 

Teten mengatakan, hal itu perlu dilakukan guna meningkatkan daya saing produk UMKM. Untuk mencapainya, maka diperlukan sistem baru yang dapat memperluas pasar pelaku UMKM.

Salah satunya yakni dengan membangun factory sharing maupun open factory untuk meningkatkam kuantitas produksinya. Sebab, imbuh Teten, dengan teknologi seadanya, UMKM memiliki peluang tipis untuk bersaing.

Menyoal masalah pendanaan untuk meningkatkan geliat UMKM, dapat diterima dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau pun Badan Layanan Umum (BLU).

"Pemeirintah melalui BUMN atau BLU bisa bangun pabrik di situ, perizinan pun terintegrasi di situ. Sekarang sulit, UMKM urus sendiri-sendiri. Modal kecil, harus urus PIRT, urus sertifikat, di situ semua," terang Teten.

Lebih lanjut, Ia meminta adanya Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dikhususkan untuk UMKM di berbagai sektor seperti perkebunan, peternakan. Dengan kata lain, KUR tersebut tidak hanya digunakan sebagai suntikan modal, namun bisa dijadikan investasi.

Selanjutnya, ia juga menginginkan agar seluruh UMKM dalam negeri terhubung dengan toko berplatform dalam jaringan (daring). Hal itu dimaksudkan agar target peluasan pasar UMKM dapat tercapai.

"Kita ingin semua UMKM bisa mendominasi konsumsi di dalam negeri. Kita tahu misalnya barang yang dijual e commerece di Indonesia baik lokal maupun asing masih banyak produk impor," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT