07 November 2019, 16:29 WIB

BPS Apresiasi Program 100 Hari Mentan Seragamkan Data Pangan


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

Istimewa/Kementan
 Istimewa/Kementan
 Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama tamu undangan memetik buah kakao di sebuah kebun di Angantan, Konawe Selatan, Sultra.

DEPUTI Bidang Statistik Produksi Badan Pusat Statistik (BPS), M. Habibullah mengapresiasi target 100 hari kerja Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo untuk menyeragamkan data pangan nasional.

"Seratus hari kerja Mentan, positif langkahnya. Data pangan harus satu sumber dari BPS. Menjadi penyemangat kita. Memang sebagaimana UU harus menggunakan data BPS," ujar Habibullah di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (7/11).

Seragamnya data pangan nasional itu diharapkan dapat menjadi dasar pemerintah untuk mengambil kebijakan yang tepat. Publik juga dinilai akan memiliki data yang sama soal pangan dan tidak menimbulkan polemik.

Diakui Habibullah, BPS kini tengah melakukan verifikasi ulang luas data lahan sawah yang ada di Indonesia.

"Kementrian pertanian melihat bahwa masih ada tanah dari program sawah itu, diverifikasi oleh teman-teman BIG (Bidang Infrastruktur Informasi Geospasia) lalu dilihat spasialnya, BIG punya dokumen satelit dioverlays disana nanti teman-teman ATR/BPN akan memferifikasi data-data tersebut sehingga dari verifikasi terbitlah SK," jelasnya.

Sejauh ini sebanyak 20 dari 34 provinsi di Indonesia telah diverifikasi lahan persawahannya. Namun Abdullah tidak merinci berapa luasnya secara keseluruhan. (OL-09)

BERITA TERKAIT