07 November 2019, 11:24 WIB

Atasi Kekeringan, BPBD Klaten Gelontorkan Air 730 Tangki


Djoko Sardjono | Nusantara

MI/Djoko Sardjono
 MI/Djoko Sardjono
BPBD Klaten melakukan pengedropan air bersih langsung ke sumur warga di salah satu daerah kekeringan di Klaten.

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, telah menggelontorkan air bersih untuk membantu daerah kekeringan total hingga mencapai 730 tangki.

Dampak kemarau membuat 39 desa di 10 kecamatan, kekeringan. Hingga saat ini, BPBD Klaten pun masih mengintensifkan kegiatan pengedropan air bersih ke daerah rawan kekeringan tersebut.

"Untuk membantu daerah rawan kekeringan, sejak Juni lalu hingga pekan kedua bulan ini kami telah melakukan pengedropan air bersih total sebanyak 730 tangki," kata Kepala BPBD Klaten Sip Anwar, Kamis (7/11).

Baca juga: Kekeringan Meluas, BPBD Klaten Intensifkan Pengedropan Air Bersih

Kini, jumlah desa yang mengalami krisis air bersih bertambah, dari semula 22 desa menjadi 39 desa tersebar di 10 kecamatan, yaitu Kemalang, Jatinom, Karangnonongko, Bayat, Manisrenggo, Trucuk, Karangdowo, Cawas, Pedan dan Gantiwarno.

Kondisi kekeringan terparah di Kemalang meliputi lima desa, Jatinom empat desa, Bayat 11 desa dan Karangdowo lima desa.

"Mudah-mudahan anggaran Rp200 juta untuk kegiatan dropping air 800 tangki tahun ini cukup sampai musim hujan tiba," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT