06 November 2019, 22:33 WIB

Penggabungan Dana Riset agar Tidak Ada Duplikasi


Rifaldi Putra Irianto | Humaniora

Antara/Wahyu Putro A
 Antara/Wahyu Putro A
Menteri Riset dan teknologi Bambang Brodjonegoro

RENCANA pemerintah untuk menggabungkan dana riset yang masih tersebar di sejumlah Kementerian/Lembaga merupakan suatu bentuk konsolidasi.

Menteri Riset dan Teknologi yang sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan konsolidasi yang dilakukan terkait kegiatan riset dan anggaran riset agar tidak terjadi duplikasi dan riset yang sebatas administratif.

"Kita ingin riset yang benar-benar substantif sesuai dengan apa yang menjadi prioritas, dan riset itu bisa didorong menjadi inovasi yang berdampak kepada keperluan masyarakat serta kebutuhan masyarakat," kata Bambang saat di temui Di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Jakarta, Rabu, (6/11).

Baca juga : Riset Topang Produktivitas Pertanian

Kendati demikian, ia belum dapat memberikan gambaran seperti apa nantinya penggabungan dana riset tersebut.

"Ya nanti itu bisa dipikirkanlah, kebetulan kita sudah punya BRIN ini yang akan menjadi konsolidatornya," ucapnya.

Ia mengungkapkan kemungkinan, proses penggabungan dana riset dari sejumlah kementerian lembaga akan dilakukan pada tahun 2020 mendatang.

"Ya BRINnya kan sudah ada, saya kepala BRINnya, tapi mungkin operasionalnya secara lebih jelas ya awal tahun 2020 lah," tukasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT