06 November 2019, 18:05 WIB

Demokrat Ungguli Republik di Dua Negara Bagian AS


Melalusa Suhstira Khalida | Internasional

AFP/Mandel Ngan
 AFP/Mandel Ngan
Aktivis membentangkan spanduk yang mendukung pemakzulan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan sekutunya dari Partai Republik menderita kekalahan sengit ketika Partai Demokrat diproyeksikan memenangkan dua pemilihan kepala daerah di dua negara bagian AS.

Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi Partai Republik yang tengah menggenjot kampanye untuk Pemilu Presiden pada 2020 mendatang.

Gubernur Kentucky dari Partai Republik, Matt Bevin yang merupakan petahana, dikalahkan oleh penantangnya dari Partai Demokrat, Andy Beshear. Dalam pemilihan ketat tersebut Beshear berhasil unggul 0.4 poin dari Bevin.

"Kami telah memanggil Jaksa Agung Beshear untuk menjadi gubernur terpilih di Kentucky," terang Sekretaris Negara Ketucky Alison Lundergan Grimes kepada CNN, Selasa (5/11).

Adapun Trump dalam akun twitternya mengatakan bahwa Bevin telah mengejar sedikitnya 15 poin dalam beberapa hari terakhir. Beshear, yang ayahnya merupakan Gubernur dari Demokrat terakhir di Kentucky telah mengklaim kemenangannya. Namun, Bevin masih belum menyerah.

Baca juga : Donald Trump Tarik AS dari Perjanjian Iklim Paris

"Ini adalah kompetisi yang sangat ketat. Kami tidak kebobolan dalam kompetisi ini dengan cara apapun," pungkas Bevin.

Jika kemenangan Beshear disahkan, hal tersebut akan menjadi kekalahan mengejutkan bagi Partai Republik di Kentucky yang pada Pemilu 2016 lalu menyumbang kemenangan untuk Trump.

Adapun di Virginia, Partai Demokrat berhasil memenangkan dukungan mayoritas suara di DPR dan Senat. Kemenangan tersebut memberikan Demokrat kontrol penuh bagi pemerintahan negara bagian Virginia dan membuka jalan bagi sejumlah undang-undang yang sebelumnya diblokir oleh Partai Republik.

Kemenangan Demokrat di dua negara bagian AS pada Selasa (5/11) malam, dengan cepat menggambarkan dorongan besar bagi Demokrat menuju kompetisi Pemilihan Presiden AS yang dihelat tahun depan.

"Demokrat bersaing dalam setiap pemilihan dan setiap negara bagian, menjalankan nilai-nilai kami, dan mengalirkan energi ke bilik suara - itulah cara kami menang malam ini, itulah cara kami akan mengalahkan Trump,” pungkas Ketua Komite Nasional Partai Demokrat Tom Perez dalam sebuah pernyataan.

Baca juga : AS Sampaikan Kemajuan Implementasi Kebijakan Indo-Pasifik

Tak hanya Kentucky dan Virginia, Mississippi juga menggelar pemilihan gubernurnya pada Selasa lalu. Media AS memproyeksikan kandidat dari Partai Republik yakni Tate Reeves akan mengalahkan Jim Hood dari Demokrat.

Trump lantas memuji hasil perolehan suara Reeves dan memberikan ucapan selamat lewat Twitternya.

"Selamat kepada @tatereeves atas kemenangan Gubernur Negara Bagian Mississippi. Rapat umum besar kita pada Jumat malam memindahkan angka-angka dari dasi ke kemenangan besar," tulis Trump.

Pemilu di tiga negara bagian tersebut dianggap sebagai uji antusiasme publik menjelang Pemilu 2020 bagi Trump yang tengah menjadi subyek terkait penyelidikan pemakzulan. (AFP/CNN/OL-7)

BERITA TERKAIT