06 November 2019, 14:30 WIB

Pemkot Cirebon Identifikasi Titik Bencana


Nurul Hidayah | Nusantara

Ilustrasi
 Ilustrasi
Ilustrasi

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat (Jabar) mulai lakukan identifikasi titik rawan bencana menjelang musim penghujan,

Kepala kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon, Agung Sedijono, mengungkapkan saat ini pisahnya telah mengidentifikasi sejumlah daerah di Kota Cirebon yang rawan bencana banjir di musim penghujan mendatang.

''Mengacu pada data musim hujan 2018 lalu, kita sudah memetakan titik-titik yang rawan bencana banjir,'' ungkap Agung.

Hasilnya yakni, Kecamatan Harjamukti, Kecamatan Kesambi, Kecamatan Lemahwungkuk dan di Kecamatan Pekalipan.

Di Kecamatan Harjamukti, titik rawan banjir tersebut di sejumlah kelurahan, masing-masing di Kelurahan Kalijaga, Kelurahan Harjamukti,
Kelurahan Kecapi, dan Kelurahan Argasunya.

Sedangkan di Kecamatan Kesambi yaitu di Kelurahan Drajat tepatnya di serta di Kelurahan Pekiringan. Untuk di Kecamatan Lemahwungkuk, titik rawan banjir ada di Kelurahan Kasepuhan dan di Kelurahan Panjungan.

Sedangkan di Kecamatan Pekalipan, titik rawan banjir tersebar di Kelurahan Jagasatru, Kelurahan Pekalipan serta Kelurahan Pulasaren.

''Sebentar lagi menghadapi musim penghujan. Warga kami imbau juga untuk waspada,'' ungkap Agung.

Diantaranya dengan tidak membuang sampah ke sungai. Karena sampah yang dibuang ke sungai hanya akan membuat sungai menjadi penuh dan saat musim penghujan tidak mampu lagi menampung debit air yang tinggi. ''Potensi curah hujan tinggi di Cirebon diprakirakan terjadi Desember 2019 hingga Februari 2020 mendatang,'' ungkap Agung. (OL-11)

 

BERITA TERKAIT