06 November 2019, 13:25 WIB

Minuman Oplosan Renggut Dua Warga Garut


Adi Kristiadi | Nusantara

Ilustrasi
 Ilustrasi
Ilustrasi

DUA warga Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) tewas setelah menenggak alkohol murni 70 persen dioplos minuman berenergi dan air mineral.

Kedua korban tersebut salah satunya perempuan bernama Tita, 29, telah meninggal pada kemarin pagi di RSUD dr Slamet Garut dan disusul Giri meninggal hari ini di kamar rumahnya.

Suami Tita, Yusef, 50, mengatakan, sebelum keduanya meninggal dunia, istrinya mendapat titipan 24 botol alkohol 70 persen murni dari temannya dan meminta agar menjualnya tapi tidak ada yang membeli hingga memergokinya sedang diminum bersama temannya hingga menyisakan delapan botol alkohol murni.

"Alkohol yang diminta dijualkan ke istri saya ada empat dus. Setiap dusnya berisi 24 botol. Tapi ternyata tidak ada yang mau membeli hingga satu persatu diminum oleh istri saya bersama teman-temannya, bernama Giri dan Aip, 30, pada minggu malam hingga senin siang telah mengeluh pusing dan panas perut sampai dibawa ke Puskesmas Haurpanggung karena kondisinya memburuk," katanya.

Yusef mengatakan, kondisi istrinya selama di Puskesmas semakin memburuk dan langsung dirujuk ke RSU dr Slamet langsung mendapat tindakan pengurasan namun beberapa saat setelah penanganan langsung meninggal. Sedangkan, temannya Giri sempat mengantar berobat hingga pemakaman.

"Memang temannya sempat mengantarkan almarhum berobat hingga turut menghadiri pada dipemakaman, tetapi kondisinya itu lebih banyak tidur akan tetapi pada selasa malam merasakan panas, pusing dibagian kepala dan muntah-muntah. Korban, sempat dibawa ke RSU dr Slamet tapi jumlah pasiennya sangat banyak dan dia meminta pulang ke rumahnya," ujarnya.

Sementara itu, Panit Reskrim Polsek Tarogong Kidul, IPDA Wahyono Aji mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memintai keterangan sejumlah saksi

jelaskan, awalnya korban menerima titipan temannya dimintanya untuk menjualkan Alkohol murni 70 persen. Karena, tidak ada yang membelinya hingga perempuan tersebut meminumnya bersama teman-temannya dioplos dengan air mineral. Namun, salah satu korban Tita terlebih dahulu meninggal dunia dalam perawatan.

"Sekarang ini anggotanya masih memeriksa keterangan saksi bernama Yusef yang mengetahui kejadian tersebut," paparnya. (OL-11)

 

BERITA TERKAIT