05 November 2019, 23:05 WIB

UBL Siapkan 2.000 Beasiswa untuk Hasilkan SDM Unggul


R. M Zen | Humaniora

MI/R.M. Zen
 MI/R.M. Zen
Sejumlah mahasiswa penerima beasiswa UBL berfoto bersama Pengurus Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti.

UNTUK ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, peran serta pengelola universitas baik negeri maupun swasta di tanah air sangat dibutuhkan oleh pemerintah, terutama masyarakat.

Hal tersebut diutarakan Rektor Universitas Budi Luhur (UBL) Wendi Usino saat meluncurkan program pemberian 2.000 beasiswa bagi putra-putri terbaik di seluruh Indonesia yang memulai kuliah tahun akademik 2020/2021.

"Program 2.000 beasiswa ini sebagai bentuk dukungan Universitas Budi Luhur terhadap program pemerintah mengenai 'Indonesia Maju, SDM Unggul," ungkap Wendi saat menyampaikan program beasiswa tersebut di kampus UBL, Petukangan Utara, Jakarta, Selasa (5/11).

"Beasiswa ini diberikan secara variasi, dengan potongan Biaya Investasi Pendidikan (BIP) sampai dengan 100%. Tentu semua berdasarkan hasil tes setiap calon mahasiswa," ujarnya menambahkan.

Tes program 2.000 beasiswa Tahun Ajaran 2020/2021 gelombang pertama dilakukan mulai 2 November lalu dan tes gelombang berikutnya dilakukan pada 7 Desember nanti.

Baca juga : UNS Kukuhkan Tiga Guru Besar Sekaligus

Peserta dapat mengikuti tes di kampus Budi Luhur atau secara daring. Kemudahan yang diperoleh calon penerima beasiswa jika berada diluar wilayah Jabodetabek adalah tes daring, karena bisa dilakukan di mana pun di seluruh Indonesia.

Menariknya lagi, pada tahun akademik 2020/2021 kampus yang berlokasi persis berhadapan dengan halte bus transJakarta Adam Malik ini juga membuka program beasiswa khusus bagi yang berprofesi sebagai pengendara ojek online (ojol), anak guru/dosen, anak polisi/TNI dan anak wartawan.

Menurut Ketua Pelaksana Harian Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro, program beasiswa khusus bagi para pengendara ojek online (ojol) ini bertujuan agar mereka dapat meningkatkan karir ke jenjang yang lebih baik.

"Dengan beasiswa bagi pengendara ojol ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas mereka, sehingga suatu saat nanti bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik juga,'' kata pria yang akrab disapa Pak Aang ini.

Selain program beasiswa tersebut, Universitas dan Akademi Sekretaris Budi Luhur juga konsisten memberikan beasiswa setiap tahun ajaran baru.

Seperti beasiswa nusantara, gratis biaya kuliah serta diberikan uang saku selama 4 tahun. Ada juga beasiswa atlet, beasiswa akademik dan beasiswa untuk yang kurang mampu.

Pada 2019 ini Universitas Budi Luhur menyabet penghargaan sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik se-Indonesia, yakni berada di peringkat 89 versi Kemenristekdikti. (OL-7)

BERITA TERKAIT