05 November 2019, 22:30 WIB

Jambore Pemuda Indonesia 2019 Jadi Kenangan Manis


mediaindonesia.com | Humaniora

Istimewa/Kemenpora
 Istimewa/Kemenpora
Asisten Deputi Bidang Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora, Arifin Madjid, menutup secara resmi Jambore Pemuda Indonesia 2019.

PELAKSANAAN Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2019 yang diadakan di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara resmi ditutup, dengan perayaan meriah di Stadion Maesa Tondano, Selasa (5/11) malam.

Bupati Minahasa Royke Roring mengaku, kegiatan tersebut memberikan kesan yang baik bagi masyarakat dan pemerintah sebagai tuan rumah.

"Kami merasakan kesan yang luar biasa dengan kegiatan ini. Baik itu bagi masyarakat maupun pemerintah kabupaten. Saya berharap juga para peserta juga mendapatkan kesan yang sama saat berada di Minahasa," kata Royke.

Selain itu, menurut Royke, melalui kegiatan JPI 2019, masyarakat Minahasa juga dapat mengenali keanekaragaman budaya dan kerajinan yang ada di Tanah air.

"Demikian juga masyarakat kami bisa mengenal Indonesia yang begitu kaya baik dalam bentuk kerajinan maupun budaya. Ini menjadi akan jadi kenangan manis bagi kami," ujar Bupati Minahasa.

Marsheilla Tuilan, salah satu pemuda Minahasa mengaku, kegiatan JPI 2019 sangat bermanfaat bagi generasi muda.

"Sebagai warga lokal, sangat bangga dengan dipercayakan kami Minahasa sebagai tuan rumah. Selain itu kami lebih tahu dan mengenal lebih dekat daerah-daerah di Indonesia apa budaya mereka dan ciri khas dari daerah mereka," kata Marsheilla, purna Paskibraka Minahasa saat mengunjungi stand pameran JPI 2019.

Selain itu dari kegiatan JPI 2019,  menurut Marsheilla, sangat berkesan karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Minahasa. 

Di sisi lain, Asisten Deputi Bidang Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora, Arifin Madjid mengaku senang dengan antusiasme dari warga Minahasa yang begitu besar terhadap JPI 2019.

Bahkan besarnya antusiasme terhadap JPI 2019, masyarakat Minahasa meminta pelaksanaannya diperpanjang..

"Kami senang dengan sambutan masyarakat Minahasa tapi batasan waktu juga yang harus kami sesuaikan," kata Arifin yang mewakili Menpora Zainudin Amali saat acara penutupan JPI 2019.

Arifin  juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Minahasa, yang memberikan dukungan penuh untuk suksesnya kegiatan tersebut.

Pada pelaksanaan penutupan, dipentaskan tarian tradisional Minahasa, Katrili yang diikuti para peserta JPI 2019 dari 34 provinsi.
Selain itu diserahkan juga trofi juara sejumlah kategori lomba yakni stand pameran terbaik, lomba Poco-Poco, dan parade budaya. (OL-09)

BERITA TERKAIT