05 November 2019, 21:05 WIB

Konsep Apartemen TOD di Serpong Banyak Peminat


Ahmad Punto | Ekonomi

Dok HIPI
 Dok HIPI
Progres pembangunan Serpong Garden Apartment, Oktober 2019. 

PENGEMBANG properti PT Hutama Anugrah Propertindo, perusahaan kolaborasi antara PT Harapan Inti Persada Indah (HIPI) dan Karya Cipta Group, memastikan tower ketiga dari proyek Serpong Garden Apartment di kawasan Cisauk, Serpong, Tangerang Selatan, akan segera dibangun.

Kepastian itu dipicu setelah pada akhir pekan lalu telah dilakukan groundbreaking untuk tower tersebut. "Prosesi groundbreaking itu sekaligus menunjukkan bukti komitmen kami bahwa pembangunan proyek Serpong Garden Apartment on the track," ujar Direktur PT Hutama Anugrah Propertindo Stanislas Hartanto dalam siaran pers, Selasa (5/10).

Mengusung konsep transit oriented development (TOD), Serpong Garden Apartment dikembangkan di atas lahan seluas 2,7 hektare dan akan terdiri dari 5 tower apartemen. Apartemen ini akan merangkum sebanyak 5.000-an unit dengan perkiraan total investasi sebesar Rp1,2 triliun.
Pembangunan seluruh kawasan diperkirakan memakan waktu 5 tahun dengan beberapa tahapan pengembangan.

Satanislas mengatakan konstruksi dari apartemen tersebut nantinya cukup spesial karena akan digarap oleh konsorsium perusahaan konstruksi asal Tiongkok, yaitu China Strait Construction Engineering Corp (CSCEC Strait). Perusahaan ini ialah anak usaha State Construction Engineering and Co, Ltd yang dikenal sebagai perusahaan BUMN di bidang konstruksi dan infrastruktur terbesar di Tiongkok.

terkait dengan konsep pembangunan, GM Marketing Serpong Garden Apartment Clements Papin Iswara menjelaskan kawasan apartemen Serpong Garden terintegrasi langsung dengan kawasan Stasiun Commuterline Cisauk dan dihubungkan langsung oleh jembatan Skybridge. Integrasi itu juga memudahkan penghuni menuju ke sentral bisnis di Jakarta.

"Apartemen ini berorientasi TOD yang memaksimalkan fasilitas hunian, bisnis dan hiburan yang dapat diakses dengan mudah karena terintegrasi dengan layanan transportasi umum stasiun, terminal, dan pasar modern," tutur Clements.

Dengan konsep TOD tersebut, ia menambahkan, unit di tower pertama dan tower kedua yang telah ditawarkan di tahap pertama dengan banderol Rp200 jutaan hingga Rp300 jutaan berhasil dijual dalam waktu tergolong singkat.

"Keberhasilan penjualan unit itu membuktikan bahwa minat masyarakat terhadap hunian berkonsep TOD seperti Serpong Garden Apartment sangat tinggi,” imbuh Clements.

Sementara itu, menurut Ketua Umum Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) secara umum minat masyarakat yang tinggi terhadap Serpong Garden Apartment karena kawasan tersebut memiliki konsep yang jelas dan lokasi yang strategis. Apalagi kawasan Serpong saat ini sudah menjelma menjadi urban city.

Selain itu, kata dia, kawasan tersebut ditunjang pula oleh lingkungan asri. Dari total lahan seluas 2,7 hektare, sebesar 60% dari total lahan digunakan untuk sarana–prasarana dan area hijau. PT Hutama Anugrah Propertindo juga telah melakukan kerja sama program pemasaran Serpong Garden Apartment dengan Creed Group Japan.

"Creed Group kita tahu merupakan perusahaan investasi di bidang real estate dengan pengalaman yang matang di pasar realestat Jepang," tutp Lukas. (RO/X-12)

BERITA TERKAIT