06 November 2019, 02:20 WIB

Praveen/Melati Bidik Hattrick di Tiongkok


Despian Nurhidayat | Olahraga

ANTARA
 ANTARA
Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti 

DUA gelar beruntun, Denmark Terbuka dan Prancis Terbuka, menjadi modal besar ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di turnamen bulu tangkis Tiongkok Terbuka 2019. Walau hanya menjadi unggulan enam, ganda campuran terkuat Indonesia saat ini tersebut berpeluang besar membuat kejutan dengan meraih gelar juara seperti di Denmark dan Prancis.

Jika mampu mengangkat trofi di Tiongkok Terbuka, Praveen/Melati akan mencetak rekor merebut tiga gelar secara beruntun (hattrick). Peluang Praveen/Melati untuk kembali menduduki podium tertinggi terbuka lebar.

Dari hasil undian, Praveen/Melati yang akan menghadapi pasangan Jepang Takuro Hoki/Wakana Nagahara baru akan menghadapi lawan berat di perempat final, yaitu unggulan empat asal Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino. Jika lolos ke semifinal, Praveen/Melati kemungkinan akan menghadapi unggulan dua asal Tiongkok Wang Li Yu/Huang Dong Ping. Wang/Huang merupakan lawan yang dikalahkan Praveen/Melati di Denmark Terbuka, Oktober lalu.

Sementara itu, ganda campuran Indonesia lainnya, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari melangkah ke babak kedua setelah menyingkirkan pasangan Jepang Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo. Rinov/Pitha berhasil memenangi pertandingan dengan rubber game dengan skor 21-13, 16-21, 21-15.

Di babak kedua, Rinov/Pitha akan menghadapi pemenangan pertandingan antara pasangan Inggris, Marcus Ellis/Lauren Smith dan pasangan Malaysia, Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai.

"Di babak kedua, kami harus lebih fokus lagi dan lebih bisa mengatur strategi permainan. Persiapannya dari segi teknik dan nonteknik juga," jelas Rinov seperti dikutip badmintonindonesia.org.

 

Siapkan fisik dan mental

Di nomor ganda putra, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan tampil hari ini menghadapi pasangan Taiwan, Lee Yang/Wang Chi Lin. Dari tiga pertemuan sebelumnya dengan ganda Taiwan tersebut rekor Ahsan/Hendra meraih dua kali kemenangan.

Di Tiongkok Terbuka, Ahsan/Hendra tidak ingin mengulang hasil buruk di Prancis Terbuka. Saat itu ganda putra peringkat dua dunia itu tersingkir di babak kedua.

"Kami sudah tiga kali bertemu dengan mereka dan sudah tahu permainan masing-masing. Kami harus antisipasi permainan mereka yang cepat dan kencang, mirip dengan tipe pemain Tiongkok. Intinya kami harus bisa bermain di pola kami," ungkap Hendra.

"Untuk target, yang realistis adalah semifinal. Kalau bisa sih lebih, ke final dan juara. Tapi kami mau fokus dulu lawan kami dari babak pertama juga enggak mudah," imbuhnya.

Sementara itu, unggulan utama ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon belum menemui kesulitan berarti untuk melangkah ke babak kedua. Menghadapi pasangan Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong di babak pertama, Kevin/Marcus menang straight game, 21-15 dan 21-16. Selanjutnya, ganda peringkat satu dunia tersebut akan ditantang pasangan tuan rumah He Ji Ting/Tan Qiang di babak kedua. (R-1)

BERITA TERKAIT