05 November 2019, 19:34 WIB

Tunjangan Jabatan Kepala Sekolah di Bali Naik 300 Persen


Ruta Suryana | Humaniora

Ilustrasi
 Ilustrasi
Ilustrasi

TUNJANGAN jabatan kepala sekolah SMA/SMK/SLB se Bali dinaikkan 300 persen terhitung Oktober tahun ini.

Kenaikan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No 7 Tahun 2019 tentang Tambahan Penghasilan bagi PNSD yang Menduduki Jabatan Fungsional Guru dan Tenaga Kependidikan Pada Satuan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus.

Dengan kenaikan tersebut, kini tunjangan jabatan kepala sekolah SMA/SMK/SLB menjadi Rp6.250.000 dari sebelumnya hanya berkisar Rp1,5 juta.

Naiknya tinggi sekali dan tunjangan profesi masih tetap didapat. Dengan kenaikan tunjangan ini, saya harap kepala sekolah bisa meningkatkan mutu sekolahnya," ujar Gubernur Bali Wayan Koster.

Dengan kenaikan tunjangan tersebut, Koster berharap bagaimana agar murid-murid disiplin, gurunya  juga disiplin, sistem pengajaran dan tata kelola sekolah juga baik dan pada akhirnya kualitas pendidikan sekolah akan meningkat.

Menurut Koster, kepala sekolah yang merupakan pemimpin tertinggi pada sebuah lembaga pendidikan, memegang peranan yang sangat besar dalam membawa dan menentukan kualitas pendidikan. Dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin, kepala sekolah dituntut bisa berperan sebagai manajer yang bertugas mengelola segala sesuatu terkait dengan sekolah. Untuk itu kepala sekolah juga harus bisa sebagai supervisor untuk memantau dan membina proses pembelajaran di sekolah. (OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT