05 November 2019, 19:10 WIB

Muaythai Intensif Kirim Atlet Berlatih di Thailand


Despian Nurhidayat | Olahraga

Ist
 Ist
Tim Muaythai Indonesia yang bakal berlaga di SEA Games 2019.

UNTUK mempersiapkan atlet-atletnya menjelang SEA Games 2019, Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) akan melakukan pemusatan latihan (training terakhir di Bangkok, Thailand. Hal ini dilakukan guna mempertajam teknik dari para atlet yang akan bersaing memperebutkan medali emas di sana.

Ketua Umum PBMI, Sudirman, mengatakan bahwa dia sudah menyelenggarakan pelatnas sebanyak tiga kali di Thailand yang merupakan negara terkuat di cabang olahraga Muaythai. Dia pun mengakui bahwa perkembangan para atletnya sudah sangat baik.

"Saya sudah tiga kali TC ke Thailand, di sana kami mengikuti kejuaraan dunia kemudian juga TC di sana selama dua bulan. Setelah itu, kami kembali ke Indonesia tapi berangkat lagi ke Thailand untuk mengikuti kegiaatan-kegiatan elite pro muaytai di Thailand," ungkapnya kepada Media Indonesia, Selasa (5/11).

"Begitu kembali dari Thailand, pekan lalu saya lansung berangkatkan mereka ke Bengkulu. Jadi anak-anak ada di sana untuk melakukan try in di acara Porwil (Pekan Olahraga Wilayah) di Sumatera. Setelah ini mereka akan kembali ke Jakarta sekitar akhir minggu ini, dan sebagai persiapan terakir kita akan kirim atlet ke Bangkok lagi nanti dari Bangkok langsung ke Filipina," lanjut Sudirman.

Sebanyak 9 atlet PBMI akan diturunkan dalam ajang multievent terbesar di Asia Tenggara tersebut. Para atlet ini pun telah mendapatkan penanganan dari 4 pelatih asal Thailand di mana salah satunya merupakan juara dunia Muaythai.

"Ada finishing yang harus kami lakukan di Thailand mengenai penajaman-penajaman teknik. Kami mendatangkan empat pelatih asing dari Thailand. Kebelutuan ada salah satu pelatih mantan juara dunia. Semoga dengan kualitas pelatih yang bagus bisa menghasilkan atlet yang baik," tambahnya.


Baca juga: Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Diproyeksikan Rampung Akhir 2020


Lebih lanjut, Sudirman mengatakan bahwa PBMI telah menargetkan raihan satu medali emas, dua perak dan tiga perunggu di ajang SEA Games nanti. Target ini pun dinyatakan realistis mengingat persiapan yang telah mereka lakukan sudah dilakukan sejak Februari.

Meskipun begitu, Sudirman juga menyadari bahwa peta kekuatan cabor muaythai masih bertumpu di Thailand. Namun, dia tetap optimis bahwa atlet-atletnya dapat membanggakan tanah air.

"Bagaimana pun kekuatan Muaythai itu ada di Thailand. Tetapi, saya bisa katakan kini sudah merata di kelas-kelas bawah. Negara lainnya seperti Kamboja, termasuk Malaysia tidak boleh dianggap enteng. Tapi, atlet Indonesia juga cukup diperhitungkan karena kita sempat meraih perunggu dalam kejuaraan dunia," pungkas Sudirman.

Sudirman juga menekankan bahwa yang terpenting bagi atlet-atlet yang akan bersaing di Filipina nanti ialah moral dan spiritual. Hal inilah yang terus digenjot olehnya dalam melakukan pembinaan terhadap para atletnya.

"Persiapan secara fisik dan teknik terus kami kembangkan, dan yang paling penting ialah persiapan moral sprititual. Karena seorang atlet tanpa ditunjang moral spritual yang kuat, dia akan menjadi atlet yang takut sama lawan," katanya.

"Padahal seharusnya takut itu sama Tuhan. Kalo dia sudah berlatih secara maksimal, dia harus menyerahkan diri serta usahanya kepada yang kuasa. Jadi seorang atlet harus memiliki modal spitural yang baik. Itu juga yang menjadi bagian penting bagi kami dalam pembinaan Muaythai," tutup Sudirman. (OL-1)

BERITA TERKAIT