06 November 2019, 01:00 WIB

Kak Seto Perjuangkan Pak Kasur sebagai Pahlawan Pendidikan


MI | Hiburan

MI/Tosiani
 MI/Tosiani
Kak Seto

BONEKA tangan berbentuk burung rangkong dimainkan Kak Seto Mulyadi, 68, di hadapan anak-anak TK Mini Pak Kasur di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Psikolog anak sekaligus Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak lalu mendongeng.

Pembawaannya yang selalu ceria dan penuh senyum ditambah ceritanya yang lucu dan kadang diselingi nyanyian sederhana membuatnya tak sulit mengambil hati anak-anak untuk ikut larut dalam dongengnya.

"Burung ini namanya Lala, dia bisa bernyanyi bersama loh," kata Kak Seto sambil memegang boneka burungnya.

Bersama Komunitas Anak Madani Indonesia (KAMI), Kak Seto memang menjadi salah satu tokoh yang bercerita di hadapan anak-anak. Kak Seto dahulu sempat menjadi pengajar di TK Mini Pak Kasur.

"Saya masih ingat, beliau pernah bilang begini, 'Dik andai saya sudah meninggal, tolong adik yang melanjutkan usaha dan perjuangan saya ini untuk dunia anak-anak," kenang Kak Seto. Amanat itu pula yang membuat Kak Seto sampai hari ini masih mengajar dan memperjuangkan hak anak Indonesia.

Sebagai rasa baktinya terhdap lelaki yang meninggal pada 1992 itu, Kak Seto mengaku kini sedang memperjuangkan nama Pak Kasur sebagai Pahlawan Pendidikan Tumbuh Kembang Anak. Proses itu pun sedang berjalan. "Masih dalam proses, semoga November ini Pak Jokowi menyetujui sehingga di April bisa kita deklarasikan," harapnya. (Wan/H-1)

BERITA TERKAIT