05 November 2019, 16:41 WIB

34 Desa di Manggarai Barat Bermasalah Pengelolaan Dana


John Lewar | Nusantara

Ilustrasi
 Ilustrasi
Ilustrasi

SEBANYAK 34 desa di kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) terindikasi bermasalah dalam pengunaan dan pengelolaan dana desa.

Kasus ini di temukan tim audit Inspektorat Mabar pada 2018 dan 2019. Terparah yakni kasus pengunaan dana desa dan syarat administrasi terjadi penyimpangan yang tak dapat di sebut tak memenuhi kepatutan.

"Termuanya antara pengelolaan anggaran dan pelanggaran dministrasi," tegas Kepala Inspektorat Manggarai Barat Siprianus Midi.

Sipri Midi menyebutkan, terkait hal itu para kepala desa di beri teguran dan berdasarkan aturan keuangan mereka di wajibkan menggembalikan keuangan ke kas negara. "Temuan itu para kepala desa mengembalikan ke kas negara," katanya.

Menurutnya, dalam runutan tugas dan fungsi inspektorat daerah saat ini lebih fokus pencegahan bersama pihak komisi pemberantasan korupsi(KPK). ''Daerah ini memiliki sistim keuangan w-budgeting sehingga apapun yang di lakukan tak dapat di utak atik lagi.Jika ada yang bermain curang disistem keuangan daerah secara otomatis tak akan merespon lantaran hal ini di pantau langsung pihak KPK,'' tegasnya.

Meski demikian sebut Sipri, sistem pelaporan bila ada temuan di tingkat kabupaten maka akan di laporkan ke gubernur. Sedangkan tingkat provinsi kelanjutannya ke pusat.

"Ada lima desa di Manggarai Barat masalah akut dana desa, duanya masuk rana pengadilan dan sudah di hukum. Sedangkan tiga lainnya upaya penggembalian uang ke daerah," katanya. (OL--11)

 

 

BERITA TERKAIT