05 November 2019, 16:14 WIB

Erick Thohir Bentuk Tim Satuan Tugas Kereta Cepat


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

MI/ Ramdani
 MI/ Ramdani
Erick Thohir

MENTERI Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir akan membentuk satuan tugas dalam pengerjaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Satuan tugas yang dibentuk itu akan dipimpin oleh Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Chandra Dwiputra.

"Kereta cepat kita sudah bikin task force kemarin di mana pimpinannya pak dirut kereta cepat pak Chandra langsung dan saya rubah konsepnya kalau di task force itu selain rapat yang kontinyu per dua minggu kalau isu isu yang urgent. Kalau isu financial bisa bulanan," kata Erick di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/11).

 

Baca juga: BPS: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 5,02 Persen

 

Nantinya, dalam rapat-rapat pembahasan proyek kereta cepat itu, jajaran BUMN akan melepas jabatannya. Hal itu, imbuh Erick, dilakukan agar Chandra dapat leluasa memimpin satuan tugas.

"Kita tidak hierarki lagi. Jadi saya, pak wamen, semua direksi yang hadir kita nggak ada pangkatnya, jadi pangkat tertinggi ya task force-nya," terang Erick.

Tujuan lain dibentuknya satuan tugas itu, lanjutnya, merupakan upaya untuk menghindari tertundanya proses pengerjaan dan penyelesaian proyek kereta cepat.

"Jangan sampai nanti kereta cepat Jakarta-Bandung delay. Kita pernah mengalami di MRT waktu itu delay satu tahun, lalu LRT Jakarta-Bogor juga delay, nah ini kita coba kereta cepat ini jangan delay. Karena kita juga akan menyambung sampai ke Surabaya," imbuh Erick.

"Jadi kalau nanti ininya delay semua delay kan kesempatan untuk masyarakat indonesia bisa menjadi tempat percepatan ekonomi disekitarnya jadi lambat juga," sambungnya.

Diketahui, proyek dengan nilai investasi sebesar Rp74 triliun itu mulai dilakukan pada 2016 dan ditargetkan selesai 2019. Namun hingga kini proyek itu masih jauh dari tuntas. (OL-8)

BERITA TERKAIT