05 November 2019, 16:03 WIB

Pemerintah Rangkul Perusahaan Digital untuk Salurkan KUR


Andhika prasetyo | Ekonomi

Dok MI
 Dok MI
Teten Masduki

AKSES pembiayaan yang lebih mudah kepada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) menjadi salah satu program prioritas Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) di bawah kepemimpinan Menteri Teten Masduki.

Teten mengatakan berupaya melakukan dobrakan dengan melibatkan perusahaan-perusahaan digital dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pengusaha UKM.

"Selama ini bank kan menyalurkan kepada pelaku usaha secara satu per satu. Ini mungkin sedikit menyulitkan. Terlebih kadang perbankan tidak mengetahu bagaimana rekam jejak pelaku UMKM yang mengajukan pinjaman," ujar Teten di Kantornya, Jakarta, Selasa (5/11).

 

Baca juga: Airlangga Sebut Resesi Hong Kong tak Beri Pengaruh ke Indonesia

 

Ia berencana merangkul perusahaan-perusahaan digital untuk turut menyalurkan KUR.

Teten melihat ada banyak kelebihan yang dimiliki perusahaan digital seperti Gojek, Bukalapak dan Tokopedia sehingga berani melahirkan ide tersebut.

Perusahaan-perusahaan itu, lanjut dia, sekarang telah memiliki jutaan mitra usaha. Mereka memiliki data dan bisa mengidentifiksi pelaku usaha mana saja yang potensial dan layak dibantu untuk mendapat akses modal.

Dengan begitu, jelasnya, perbankan juga tidak akan ragu dalam menyalurkan kredit dalam jumlah besar karena sudah dijamin oleh perusahaan-perusahaan digital.

"Kemarin kami sudah undang Gojek. Mereka punya banyak mitra UMKM terutama di sektor kuliner. Nanti kita bisa gelontorkan pembiayaan ke situ saja dan Gojek yang salurkan ke UMKM jadi tidak individual," jelasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT