05 November 2019, 13:24 WIB

Jumlah Warga Muslim Naik, Rusia dan Kamboja Ikut Dukung Zakat


Bayu Anggoro | Nusantara

MI/Bayu Anggoro
 MI/Bayu Anggoro
Sekretaris Jenderal World Zakat Forum (WZF) Bambang Soedibyo (tengah) mengatakan zakat bisa membantu meningkatkan perekonomian. 

RUSIA dan Kamboja telah menyatakan diri untuk bergabung dengan World Zakat Forum (WZF), gerakat penghimpunan zakat dunia. Terus bertumbuhnya penduduk muslim dan adanya kebebasan beragama di negara tersebut menjadi penyebab utamanya. Sekretaris Jenderal WZF Bambang Soedibyo mengatakan, kedua negara tersebut telah memastikan kesediaannya untuk bergabung dengan WZF. Menurutnya, di Rusia terdapat 8-9 juta penduduk muslim, angka yang cukup besar.

"Di Rusia 10% penduduk muslimnya. Di Kamboja sekitar 5%," kata Bambang usai membuka WZF International Conference 2019, di Bandung, Selasa (5/11).

Acara ini dibuka oleh Wakil Presiden Maruf Amin.

"Jangan dianggap remeh. Penduduk Rusia dan Kamboja menikmati kebebasan beragama," katanya.

Dia menambahkan, di kedua negara itu pun terdapat lembaga khusus pengelola zakat.

"Bahkan di Kamboja ada menteri urusan Islam. Artinya perhatian pemerintahnya sangat baik," katanya.

Lebih lanjut Bambang mengatakan keberadaan zakat ini sangat penting untuk menjadi jaring pengaman sosial di tengah-tengah kesulitan perekonomian global. Dia berpendapat, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat ini perekonomian ekonomi dunia akan goyang sehingga bisa menimbulkan angka kemiskinan baru.

Melalui penghimpunan zakat ini, diharapkan mampu meminimalisasi dampak perlambatan ekonomi dunia.

"Venezuela, Afrika Selatan, Turki, Argentina, sudah mengalami krisis.  Bahkan ekonomi besar seperti Amerika, Eropa dengan motor besarnya Jerman dan Inggris, China, sudah mengalami perlambatan ekonomi," katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Badan Zakat Bosnia Herzegovina El Nur Salchovic berharap pengelolaan zakat tidak hanya terfokus pada penghimpunan dan penyalurannya saja. Namun, menurut dia sasarannya harus pada pemberdayaan ekonomi para penerimanya.

baca juga: Bank Sampah Hasil 'ATM' Dari Bantul

"Jangan fokus pada penghimpunan dan penyaluran zakat. Tapi fokus pada pengangkatan ekonomi," katanya.

Dia pun menyebut sejumlah persoalan dunia yang berakar dari adanya kemiskinan terutama di negara muslim.

"Saya yakin, adanya WZF ini bisa mengangkat perekonomian masyarakat kecil khususnya muslim," katanya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT