05 November 2019, 13:06 WIB

Chris John: Iklim Pertinjuan Indonesia Sudah Mati Suri


Despian Nurhidayat | Olahraga

MI/Alexaner Taum
 MI/Alexaner Taum
 Mantan juara dunia versi badan tinju WBA, Chris John.

MANTAN juara dunia tinju kelas bulu WBA asal Indonesia Chris John, mengomentari mengenai dunia pertinjuan di Indonesia. Pria yang memiliki julukan The Dragon ini mengatakan bahwa iklim pertinjuan di tanah air sudah mengalami masa mati suri.

Ditemui di kawasan Ketapang Indah, Jakarta Barat, Chris mengungkapkan bahwa para petinju di Indonesia membutuhkan banyak pertandingan reguler. Hal ini dikarenakan para petinju harus memiliki target untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi.

"Seperti yang kita tahu iklim pertinjuan saat ini sudah mati suri, para petinju itu sudah jarang ikut pertandingan. Saya kira kita butuh pertandingan reguler agar bisa bangkit. Tanpa adanya pertandingan reguler sulit untuk para petinju bisa bangkit, mereka hanya latihan dan ga tau targetnya apa," ungkapnya, Selasa (5/11).

Lebih lanjut, Chris menambahkan bahwa terkadang para petinju kebingungan untuk menghadapi jadwal pertandingan mereka. Khususnya para petinju baru, dia mengatakan bahwa sebisa mungkin mereka harus banyak mengikuti pertandingan.

"Bagaimana kita bisa menghadirkan juara, ketika mereka tanya manajer juga nggak tahu dan nggak punya target. Para petinju apalagi yang baru, harus sering bertanding. Kalau bisa dalam satu bulan itu mereka bertanding terus," lanjut Chris.

Selain itu, Chris juga mengatakan bahwa peta persaingan di kawasan Asia cukup ketat. Indonesia yang memiliki kesempatan besar di kelas bulu ke bawah harus melakukan banyak gebarakan agar pembinaan untuk para atlet berkelanjutan.

"Di Asia ini idealnya kita bisa menguasai kelas bulu ke bawah untuk jadi juara dunia. Tapi ternyata di kelas itu banyak juga yang bagus seperti Thailand dan banyak negara Asia lainnya. Sekarang itu pr nya ialah bagaimana bisa semua ini terus berkelanjutan," pungkasnya. (Des/OL-09)

BERITA TERKAIT