05 November 2019, 05:10 WIB

Operasi Pemisahan si Kembar Ardi-Ardan Libatkan 30 Dokter


(Ant/H-2) | Humaniora

Antara
 Antara
Orang tua Ardan dan Ardi, Hesti Novianti (tengah) dan Berry (kanan) saat memberikan keterangan dalam konferensi pers di RSAB Harapan Kita  

RUMAH Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta Barat, akan melakukan operasi pemisahan bayi kembar siam dempet dada dan perut berusia 14 bulan, Ardi Fridaus-Ardan Firdaus asal Tangerang, Sabtu (16/11).

Direktur RSAB Harapan Kita Dr dr Didi Danukusumo, SpOG (K) mengatakan operasi pemisahan organ hati Ardi-Ardan akan berlangsung pada pukul 06.00 WIB dan diperkirakan memakan waktu 16 jam. Sebanyak 30 dokter spesialis dari berbagai rumah sakit dilibatkan.

Banyaknya dokter yang dilibatkan dalam operasi pemisahan tubuh, utamanya organ hati Ardi dan Ardan tersebut lantaran akan memisahkan organ hati dan melibatkan banyak disiplin ilmu, tenaga medis, tenaga kesehatan serta tenaga perawat. "Jika berhasil, operasi Ardi dan Ardan akan menjadi operasi keempat pemisahan kembar siam di RSAB Harapan Kita," ujar Didi di Jakarta, kemarin.

Ketua Tim Penanganan Operasi Kembar Siam Ardi Firdaus dan Ardan Firdaus, dr Johanes Edy Siswato, SpA(K) mengungkapkan, biaya operasi mencapai angka Rp1,1 miliar.

Pembiayaan operasi didapatkan dari hasil penggalangan dana orangtua Ardi-Ardan, Hesti Nobianti dari organisasi crowdfunding, kitabisa.com, yang viral sejak 23 Agustus 2019 itu. (Ant/H-2)

BERITA TERKAIT