04 November 2019, 17:25 WIB

Muhadjir Pastikan Pelayanan BPJS Kesehatan Meningkat


Atalya Puspa | Humaniora

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
 ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Menko PMK Muhadjir Effendy

MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Masyarakat dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengungkapkan pihaknya memastikan adanya peningkatan pelayanan BPJS Kesehatan seiring dengan peningkatan iuran.

"Naik tidak apa-apa. Cuma harus ada pembenahan pengadaan obat. Yang jelas kita akan mebgaturnya supaya masyarakat lebih nyaman, lebih enak, lebih mudah," kata Muhadjir di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Senin (4/11).

Muhadjir tidak membeberkan lebih detail mengenai hal tersebut. Namun begitu, Dirinya mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pembahasan mengenai peningkatan layanan tersebut. Adapun, pembahasan tersebut akan dilakukan oleh sejumlah pihak terkait.

"Kita mendengarkan semua aspirasi baik dari persatuan Rumah Sakit, IDI, dari masyarakat. Maka kalau belum cocok dan harus dilihat kembali kenapa tidak kita tunda dulu kemudian kita lihat yang lebih cocok melibatkan semua komponen masyarakat, pemerintahan sehingga terjadi win win solution yang baik," tuturnya.

Baca juga: Ramai #BoikotBPJS, Warganet Keluhkan Kenaikan Tarif Iuran BPJS

Seperti diketahui, penaikan iuran BPJS menimbulkan pro dan kontra di masyarakat luas. Adapun, penaikan iuran BPJS Kesehatan telah resmi tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden nomor 82 tentang Jaminan Kesehatan. Adapun, kenaikan tersebut meliputi kenaikan Iuran untuk kategori peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) yang berlaku mulai 1 Januari 2020.

a. Kelas III menjadi Rp42 ribu

b. Kelas II menjadi Rp110 ribu

c. Kelas I menjadi Rp160 ribu. (OL-4)

BERITA TERKAIT