04 November 2019, 11:36 WIB

Ormas di Bekasi Tekan Mini Market dan Pemkot Mengelola Parkir


Thomas Harming Suwarta | Megapolitan

MI/Angga Yuniar
 MI/Angga Yuniar
Pengelola mini market di Kota Bekasi dipaksa untuk menyetujui agar pengelolaan parkir ditangani oleh ormas. 

SEBUAH video beredar di media sosial sejak hari Minggu (3/11) yang memperlihatkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Aan Suhanda, berbicara di hadapan ratusan massa ormas saat demonstrasi Aliansi Ormas Bekasi di Jalan Raya Narogong pada 23 Oktober 2019.

Dalam video tersebut tampak juga pihak Indomaret sebagai perwakilan mini market yang ada di Bekasi dipaksa untuk menyetujui adanya kesepakatan, bahwa urusan parkir di semua mini market yang ada di kota Bekasi akan dikelola ormas-ormas tersebut.

"Pada intinya saya hadir di sini mewakili Walikota. Kami tahu tuntutan kawan-kawan. Pada dasarnya kita tidak bicara ke belakang, tapi bicara ke depan bahwa Alfamart, Indomaret,  Alfamidi semua se Kota Bekasi sebanyak 600 titik sesuai dengan UU Nomor 28 Tahun 2009 dan Perda Nomor 10 Tahun 2019. Bahwa Alfamart dan Indomaret itu sudah masuk kategori pajak, tidak lagi retribusi, tidak lagi kontribusi. Cuma sekarang untuk pengelolaan parkir sekarang tergantung pemilik Alfa mart, Indomaret atau Alfamidi. Saya berharap ada kerja sama dengan ormas. Apakah Indomaret ini bersedia atau tidak. Saya persilahkan Pak," kata Aan mempersilahkan perwakilan Indomaret untuk bicara di tengah massa demonstran.

"Saya akan berusaha," kata perwakilan Indomart yang belum selesai bicara langsung dipotong dengan teriakan dari massa Ormas.

"Berusaha. Harus bersedia, bersedia. Tidak ya tidak. Gitu biar jelas!" teriak salah seorang perwakilan Ormas.

Akhirnya merasa di bawah tekanan massa, perwakilan Indomart pun menyatakan bersedia.

"Bersedia bekerja sama dengan Ormas," kata dia yang langsung disambut tepuk tangan massa Ormas yang melakukan demo.

baca juga: Penebangan Pohon Untuk Trotoar Seizin Dinas Kehutanan DKI

"Itu jawaban yang kita tunggu," seru mereka.

Dalam video tersebut tampak hadir juga Wakapolres Kota Bekasi. Namun polisi tidak bisa mengendalikan massa yang melakukan tekanan pada pihak Indomart. (OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT