04 November 2019, 10:31 WIB

Anggaran Banjir Babel Naik Tiga Kali Lipat dari Rp17 Miliar


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

Rendy Ferdiansyah
 Rendy Ferdiansyah
Seorang bocah bermain air di tengah banjir, beberapa waktu lalu. Banjir kerap melanda sejumlah wilayah di Provinsi Bangka Belitung.

DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung tahun depan gelontorkan Rp50 miliar untuk antisipasi banjir.

Kepala dinas PUPR Provinsi Babel, Noviar Ishak mengatakan, anggaran yang dianggarkan untuk mengatasi banjir di Sumber Daya Air (SDA) tahun 2020 meningkat tiga kali lipat jika di bandingkan 2019.

"Tahun 2019 anggaran untuk fokus masalah banjir ini Rp17 miliar, nah
tahun ini anggaran yang diposkan di SDA naik tiga kali lipat yakni Rp50 miliar," kata Noviar.

Dari Anggaran Rp50 miliar tersebut yang paling banyak mendapatkan
bagian adalah Muntok Kabupaten Bangka Barat (Babar). Karena ada
pembangunan embung. "Anggaran ini dibagi tiga, tapi paling banyak Babar, karena pembangunan embung," terangnya.

Ia menjelaskan. Pemkab Babar sudah membebaskan lahan Rp12 miliar, untuk
pembangunan embung, sedangkan untuk talud di Tempilang Babar Rp1,5
miliar.

Untuk di Pangkalpinang lanjutnya, penanganan banjir di fokuskan
pengerukan alur sungai Pendindang Rp1,5 miliar dan sungai-sungai
lainya.

''Normalisasi sungai di Pangkalpinang ini cukup banyak, satu
sungai saja Rp1,5 miliar, belum lagi perbaikan saluran,''ungkap dia.

Pangkalpinang sendiri, menurut Noviar selain mendapat bantuan anggaran
provinsi, juga ada anggaran tersendiri yakni Rp40 miliar.

"Belitung pun demikian, akan ada normalisasi dan pengerukan serta
perbaikan saluran," ucap Noviar.

Memang menurut noviar anggaran tersebut belum mencukupi kalau ingin
mengatasi banjir di Babel secara maksimal. ''Kalau mau ditangani dengan
maksimal, anggaran bisa ratusan miliar, tapi saat ini yang bisa kita
bantu hanya mengurangi banjir itu sendiri,'' tegasnya. (OL-11)

 

BERITA TERKAIT