04 November 2019, 09:51 WIB

Extreme dan Power Trip Tutup Jogjarockarta 2019


Ardi Teristi Hardi | Hiburan

MI/Ardi Teristi Hardi
 MI/Ardi Teristi Hardi
Grup band asal Amerika Serikat,Extreme menjadi salah satu band penutup acara Jogjarockarta. di Stadion Kridosono Yogyakarta, Minggu (3/11). 

LENGKINGAN gitar Nuno Bettercourt, betotan bas Pat Badger, pukulan drum Kevin Figueiredo, dan suara energik Gary Cherone membawakan lagu Monster berhasil membuat energi penonton di Stadion Kridosono meledak. Lebih dari satu jam, grup band Extreme menampilkan lagu-lagu andalan mereka, Minggu (3/11) malam.

Selain Monster, ada 12 lagu lainnya yang dibawakan, yaitu Kid Ego, Play, Midnight, More Than Words, Hole Hearted, hingga Cupids Dead. Walau rintik hujan turun, para penonton tetap bertahan menyaksikan band asal negeri Paman Sam tersebut selesai. Salah satu lagu yang ditunggu-tunggu dan sangat populer di Indonesia tentu saja More Than Words. Lagu yang dirilis tahun 1990-an itu pun telah dinyanyikan ulang oleh banyak musisi dunia.

Usai Extreme, giliran Power Trip menghangatkan suasana Jogja yang sedang gerimis. Sekitar 10 buah lagu dari dua album yang sudah mereka rilis  berhasil dibawakan oleh Riley Gale (vokal), Chris Ulsh (drum), Chris Whetzel (bass), Blake 'Rossover' Ibanez (gitar) dan Nick Stewart (gitar). Lagu-lagu yang dibawakan, seperti Soul Sacrifice, Executioners Tax, Firing Squad, dan Nightmare Logic. Sekitar 8.700 orang penonton pun puas menyaksikan gelaran Jogjarockarta.

Sebelum penampilan Extreme dan Power Trip, penonton juga sudah dihibur dengan band-band dalam negeri, seperti Jamrud, Edane, NTRL + Bimo, Tumenggung, Trojan, Down for Life, dan ILP.

CEO Rajawali Indonesia sekaligus Founder Jogjarockarta Festival, Anas Syahrul Alimi mengatakan, berkat kehadiran Extreme, Power Trip dan beberapa musisi rock Indonesia, Jogjarockarta 2019 bisa sesuai harapan.

Bagus Dhanar Dhana, bassis sekaligus vokalis dari NTRL menilai, festival  musik rock yang mendatangkan musisi rock internasional dinilai bisa lebih menggairahkan dunia musik rock Tanah Air.

"Mungkin Black Sabbath, Slipknot atau Motley Crue bisa diboyong ke JogjaROCKarta di tahun-tahun berikutnya," harap Bagus. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT