04 November 2019, 06:20 WIB

BTN Dukung Program Pariwisata Prioritas


Hilda Julaika | Ekonomi

Dok.BTN
 Dok.BTN
BTN TOUR DE BOROBUDUR : Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo  berbincang dengan Direktur Complience Bank BTN R Mahelan Prabantarikso (kiri) 

PT Bank Tabungan Negara (BTN) telah mengelontorkan kredit sekitar 10% dari total kredit BTN untuk sektor pariwisata. Adapun total kredit yang disalurkan BTN per Agustus 2019 mencapai Rp188,82 triliun.

Langkah itu diambil oleh BTN dalam rangka mendukung program pemerintah dalam mengembangkan 10 destinasi wisata prioritas yang bertujuan menggenjot devisa bagi negara.

"Program pariwisata ini salah satunya ialah hotel, dan ini masuk bagian dari properti. Selain itu, BTN banyak membantu kredit usaha kecil yang sifatnya membangun UMKM berkaitan dengan pariwisata," ujar Direktur BTN Mahelan Prabantarikso seusai melepas peserta Tour de Borobudur di Surakarta, Jawa Tengah, kemarin.

Lebih lanjut Mahelan menjelaskan dukungan BTN kepada sektor infrastruktur terkait dengan pariwisata ialah dengan menyalurkan kredit kepada PT Angkasa Pura (AP) 1 dan AP II. Kucuran kredit kepada dua pengelola bandara itu mencapai Rp2 triliun.

Pembangunan bandara memiliki arti strategis karena dengan beroperasinya bandara di sekitar destinasi wisata akan banyak proyek yang bisa didukung oleh BTN. BTN bisa masuk pembiayaan kredit konstruksi hotel ataupun pembangunan home stay.

Menurut Mahelan, banyak ragam model pembiayaan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam rangka mendukung sektor pariwisata. Salah satunya melalui program KPR Mikro dan KPR ABCG.

"Kita sudah banyak membangun daerah-daerah pariwisata dan model-model kolaborasi komunitas dan juga banyak progran lain yang telah dilakukan yang tentunya akan mendorong kehidupan masyarakat lebih baik lagi," tambah dia.

Bentuk dukungan bagi pengembangan pariwisita juga dilakukan dengan mendukung pelaksanaan kegiatan Tour de Borobudur.

Sebagai informasi, Tour de Borobudur ialah lomba balap sepeda yang dilakukan dalam dua etape, yakni pada 2 November 2019 dan 3 November 2019.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara langsung telah melepas pembalap sepeda Tour de Borobudur 2019.

Dukungan terhadap kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian BTN terhadap konsep sport tourism. Mahelan berharap kegiatan sport tourism ini dapat menguatkan brand awareness dari BTN.

Di kawasan digelarnya Tour de Borobudur ini, BTN ikut membangun ekonomi masyarakat melalui pendirian Balai Ekonomi Desa (Balkondes). Di dalamnya terdapat sejumlah kegiatan produktif, seperti pembinaan kerajinan gerabah dan ada 12 kamar home stay yang disewakan.

"Kami juga berharap bisa mendukung hal serupa di Mandalika dan Labuan Bajo serta daerah wisata lainnya," tandasnya.

Interkoneksi bandara

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan interkoneksi Bandara Solo-Yogyakarta segera tersambung menyusul beroperasinya kereta api (KA) bandara.

Ia mengatakan nantinya KA bandara itu juga akan diproyeksikan sebagai transportasi wisata untuk mendukung sektor pariwisata di Solo ataupun Yogyakarta. Dengan begitu, jumlah wisatawan di kedua daerah tersebut meningkat.

Pembangunan KA bandara diperkirakan segera selesai dan bisa beroperasi pada Desember 2019 atau Januari 2020. (Ant/E-1)

BERITA TERKAIT