03 November 2019, 19:45 WIB

Kemenkes Terus Gencarkan Germas Kepada Masyarakat


Rifaldi Putra Irianto | Humaniora

Antara
 Antara
Para perempuan sedang bersenam dalam rangka  mendukung program pemerintah Gerakan Masyarakat Sehat (Germas)

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) terus berupaya menyosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Program itu dibuat untuk mempercepat dan menyinergikan upaya promotif dan preventif hidup sehat guna menurunkan beban biaya pelatanan kesehatan akibat penyakit.

Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan, Eni Gustina menyampaikan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) hingga 2019 pihaknya masih akan terus menyosialisasikan program ini.

"RPJMN 2016 sampai 2019 arahanya masih sosialsiasi. Waktu itu tiap tahun 100 kota untuk sosialisasi. sekarang sudah 501 lokasi yang sudah tersosialisasikan, yang belum itu daerah-daerah yang seperti papua, alasanya satu karena kondisi tidak memungkinkan, kedua untuk sosialsiasikan kita harus ada komitmen perda (peraturan daerah), itu yang belum terlaksana," ucap Eni saat dihubungi, Jakarta, Minggu, (3/11).

 

Baca juga: Soal Cadar & Celana Cingkrang, Wamenag: Masih Dilakukan Evaluasi

 

Ia mengatakan, pihaknya akan terus mengejar daerah-daerah yang belum berkomitmen menerapkan perda Germas untuk dapat dilakukan segera. Tujuannya agar pada 2020 dapat langsung melakukan penekanan implementasi.

"Ada provinsi yang belum mempunyai Perda terkait germas termasuk Banten, Papua, Papua Barat, Kalimantan Utara. Kita kejar kepala daerah untuk meningkatkan komitmen, kalau provinsi yang belum punya peraturan daerah terkait Germas pusat tidak bisa berbuat banyak kalau provinsi tidak mendukung, " jelasnya.

Ia menambahkan, sejauh ini untuk melakukan penekanan implementasi pada 2020 mendatang, pihaknya telah melakukan peningkatan fasilitas olahraga pada tiap daerah.

"Kita mulai mengejar impelemntasinya, yang tadinya komitmen penandatanganan di atas kertas, sekarang kita ke arah implementasi. Salah satunya dengan peningkatanan tempat olahraga di tempat-tempat di daerah, " pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT