03 November 2019, 18:05 WIB

Pengamat: Tantangan Berat bagi Exco PSSI yang Rangkap Jabatan


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

Dok. Pribadi
 Dok. Pribadi
Pengamat sepak bola Fritz Simanjuntak 

PENGAMAT sepak bola Fritz Simanjuntak mengatakan 12 anggota komite eksekutif (exco) PSSI yang baru memiliki tantangan yang berat ketika bekerja. Ia mengatakan dengan rangkap jabatan di klub dan di parlemen dikhawatirkan akan menganggu fokus memikirkan soal sepak bola Indonesia.

Meski tidak menyalahi aturan soal rangkap jabatan, Fritz mengatakan sebaiknya para exco mampu menyiasati waktu antara sepak bola dan pekerjaan lain.

"Diharapkan exco itu bisa full time dan masih banyak waktu ngurusin waktu soal sepak bola. Mereka tidak salah, cuma dengan tantangan berat itu, diharapkan exco itu bisa memusatkan perhatian di PSSI," ungkap Fritz.


Baca juga: Rangkap Jabatan, Iwan Bule Siap Emban Amanah Ketum PSSI


Seperti diberitakan dari 12 exco, beberapa nama merangkap jabatan, seperti Yoyok Sukawi yang merupakan CEO PSIS Semarang dan anggota DPR RI. Lalu, Peter Tanuri sebagai CEO Bali United. Selanjutnya, Endri Irawan merupakan CEO Mitra Kukar. Kemudian, Haruna Soemitro selaku manajer Madura United, serta Hasnuryadi Sulaiman yang merupakan manajer sekaligus pemilik Barito Putera dan anggota DPR RI.

Dihubungi terpisah, Ketum PSSI Iwan Bule mengaku tak bisa melarang seseorang untuk merangkap jabatan, karena tidak diatur dalam statuta. Iwan mengatakan yang akan ia lakukan adalah mengawasi gerak-gerik exco agar tidak menguntungkan klub yang mereka pimpin atau miliki.

"Ya ini kan sulit, mereka exco itu kan oleh kita-kita juga, kita tidak bisa mengintervensi menentukan ini boleh atau tidak, karena demikian juga sebelumnya juga ada di exco sebelumnya, sehingga tinggal pengawasan kita kepada mereka saja, nanti jadwal pertandingan juga mesti straight, jangan sampai menguntungkan exco yang mempunyai klub," kata Iwan. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT