03 November 2019, 15:00 WIB

Enam Tim Kriket Lolos ke PON Papua 2020


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
 ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Bowler putri Indonesia Taskia Hanum (kanan) melemparkan bola ke arah batswoman Thailand dalam final kriket putri SEA Games XXIX

SEBANYAK enam tim kriket yang terdiri dari tiga tim putra dan tiga tim putri meraih tiket menuju PON XX/2020 di Papua. Keenam tim tersebut lolos dari 12 tiket yang diperebutkan pada Kejuaraan Nasional Kriket 2019 di Stadion Cricket Buperta, Cibubur, 27 Oktober-4 November.

Ajang yang sekaligus menjadi babak kualifikasi pesta akbar olahraga nasional empat tahunan itu telah memasuki babak final pertama nomor pertandingan T-20.

Tiga tim putra yakni peraih emas Bali, Jawa Barat (perak) dan DKI Jakarta (perunggu) dinyatakan lolos. Sementara tim putri yang resmi meraih tiket ke Papua adalah Bali (emas), DKI Jakarta (perak), dan Sulawesi Selatan (perunggu).

Sekjen Pengurus Pusat (PP) Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Albert Tangkudung mengatakan perebutan medali emas T-20 putra yang mempertemukan Bali melawan Jawa Barat dalam laga final berlangsung sangat ketat.

Baca juga: Liga Kriket Indonesia 2018 Digelar Mulai Juli

Kedua tim mampu menyajikan permainan yang ketat dan sengit.

"Semifinal putra pun tidak kalah menarik antara Jawa Barat dan DKI, yang menyebabkan pendukung Jawa Barat berlari pecah ke dalam lapangan kala timnya melaju ke babak final," ujarnya.

Hal yang sama juga terjadi di laga T-20 putri. Albert menyebut drawing menghasilkan apa yang disebut 'pool neraka', provinsi kuat seperti Bali, DKI dan Kalimantan Timur berada dalam satu pool.

Pada laga penentuan Senin (4/11/2019), Kejurnas Kriket akan memasuki babak final nomor Super Sixes yang akan diikuti 14 tim yang berasal dari 11 provinsi.

"Dari hasil laga final ini akan ditentukan 6 tiket lagi untuk PON XX Papua 2020. Yang pasti, posisi tiga besar putra dan putri akan mendapatkannya," tuturnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT