03 November 2019, 12:15 WIB

Sumsel Optimistis Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20


Dwi Apriani | Nusantara

ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo
 ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo
Suasana Stadion Jakabaring, Palembang.

MESKI santer informasi sejumlah daerah sudah masuk nominasi tuan rumah pelaksanaan Piala Dunia U-20, namun Sumatra Selatan tetap meyakini daerahnya akan dipilih FIFA.

Optimisme ini berbekal dari suksesnya Sumsel menjadi tuan rumah berbagai event internasional yang lokasi pelaksanaannya berpusat di Jakabaring Sport City Palembang.

Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Sumsel Ucok Hidayat mengatakan kebenaran jadi atau tidaknya JSC dipakai untuk event Piala Dunia U-20 akan ditentukan usai penilaian dari FIFA. Penilaian akan dilaksanakan pada 27 November 2019, tim FIFA direncanakan akan melakukan inspeksi lapangan ke stadion yang akan diseleksi. Termasuk Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

"Kami sudah bahas mengenai penetapan lapangan untuk junior U-20 bahwa ada 10 lapangan yang ditetapkan, termasuk Sumatra Selatan di Jakabaring. Namun penetapan itu sendiri menunggu di Tim FIFA. Jadi 6 lapangan itu belum ditetapkan. Tanggal 27 November tim datang ke kita untuk melakukan inspeksi lapangan mana yang paling layak ditetapkan untuk penyelenggaraan Piala Dunia Junior U-20," kata Ucok.

Ia mengaku telah diberi restu dari Ketua PSSI Pusat Iwan Budianto untuk menyampaikan pesan ini dan meluruskan kabar hoaks yang beredar jika FIFA disebut-sebut telah memutuskan nama enam stadion.

"Artinya kalau selama ini beredar kabar enam lapangan itu ini, ini, ini saya sampaikan itu tidak benar bahwa belum ditetapkan. PSSI masih menunggu dari FIFA. FIFA baru datang tanggal 27 November," jelasnya.

Baca juga: November, FIFA Inspeksi Kesiapan Indonesia Gelar Piala Dunia U-20

Ucok kembali meyakinkan Stadion GSJ dinilai pantas untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertandingan lantaran selain sudah teruji gelaran event internasional, juga komplek Sport City paling lengkap.

"Kalau kita kan jelas persyaratan masuk. Di samping ada stadion untuk pertandingan juga harus ada stadion latihan, kita sudah cukup. Adapun kelima stadion yang dimaksud rencananya di stadion atletik ada dua. Yang softball akan dijadiin juga. Kemudian Bumi Sriwijaya," jelasnya.

Terkai, persiapan Sumsel selaku tuan rumah, Ucok menyatakan perlu adanya renovasi di JSC utamanya Gelora Sriwijaya Jakabaring.

"Toilet harus diservis lagi, standar sudah internasional. Perlu maintenance. Kan sudah beberapa tahun, direnovasi lagi. Kita sekarang koordinasi dengan Pemprov dengan Kadispora dan Gubernur Sumsel. Sekarang saya mau bicara dengan PSSI Pusat kemungkinan-kemungkinan Sumsel bisa diikutsertakan. Itu saja tidak ada masalah," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT