03 November 2019, 08:27 WIB

Jokowi Ajak ASEAN Konkretkan Implementasi Outlook Indo-Pasifik


Akmal Fauzi | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
 ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) berjalan memasuki ruangan sesi pleno KTT ke-35 ASEAN di Bangkok, Thailand, Sabtu (2/11/2019)

PRESIDEN Joko Widodo mengajak pemimpin negara-negara ASEAN untuk menguatkan kerja sama dan bekerja keras melindungi stabilitas serta kesejahteraan di kawasan. Pernyataan ini disampaikan Presiden Jokowi ketika berbicara pada sesi Pleno KTT ke-35 ASEAN yang digelar di Impact Exhibition and Convention Center, Bangkok, Thailand, Sabtu (2/11).

Penguatan kerja sama yang disampaikan Presiden Joko Widodo, salah satunya bisa dicapai dengan menindaklanjuti Outlook ASEAN mengenai Indo-Pasifik yang sebelumnya telah disepakati oleh para pemimpin ASEAN dalam KTT ke-34 ASEAN pada 22 Juni 2019.

"Di dalam Outlook tersebut, dimuat empat bidang kerja sama, yaitu maritim, konektivitas, SDGs dan kerja sama ekonomi lainnya. Sekarang saatnya bagi ASEAN memegang peran untuk menindaklanjuti empat kerja sama itu," kata Menlu Retno Marsudi yang turut mendampingi Presiden Jokowi dalam sesi pleno.

"Tantangan kita adalah bagaimana Outlook ini dapat diimplementasikan segera. Outlook tersebut merupakan cara pandang ASEAN untuk menjadikan kawasan Indo-Pasifik menjadi kawasan stabil, damai, dan sejahtera," imbuhnya.

Ia pun menyampaikan negara-negara ASEAN memiliki situasi yang jauh lebih baik dibandingkan negara kawasan lain, di tengah ketidakpastian perekonomian global.

"Kalau dibandingkan dengan kawasan lain, Asia Tenggara situasinya masih jauh lebih baik. Dilihat dari sisi stabilitas politik maupun pertumbuhan ekonomi yang masih di atas pertumbuhan ekonomi dunia," ungkapnya.

Baca juga: Jokowi Bertolak ke Thailand untuk KTT Ke-35 ASEAN

Menlu Retno juga menyampaikan gagasan yang disampaikan Presiden Joko Widodo untuk menggelar "Indo-Pacific Infrastructure and Connectivity Forum" pada tahun 2020. Indonesia berpandangan peningkatan konektivitas dan infrastruktur di negara-negara ASEAN akan meningkatkan kemakmuran kawasan.

"Ini adalah bentuk implementasi dari ASEAN Outlook on Indo-Pacific," tuturnya.

Melalui inisiatif tersebut, Indonesia berharap ASEAN dapat terus melaju dan menjadi lokomotif pengembangan kerja sama di kawasan Indo-Pasifik. Dengan itu, keberadaan ASEAN menjadi terus relevan bagi rakyatnya dan dunia.(OL-5)

BERITA TERKAIT