03 November 2019, 07:56 WIB

Jersey Nomor 21 untuk Jokowi dan Indonesia


Akmal Fauzi | Politik dan Hukum

Dok. Biro Setpres
 Dok. Biro Setpres
Pemimpin ASEAN dengan jersey bernomor punggung dari FIFA

SEJUMLAH pemimpin negara ASEAN berpose dengan mengangkat jersey biru berlatar nomor punggung yang disertai nama masing-masing pemimpin negara. Tujuh pemimpin ASEAN mendapatkan jersey dengan nomor punggung 9, sementara dua lainnya tampak mengangkat nomor punggung 10.

Namun, nomor punggung berbeda terlihat pada jersey yang diangkat oleh Presiden Joko Widodo. Satu-satunya perbedaan nomor tersebut sempat menjadi tanda tanya di antara para pemimpin negara ASEAN yang ada di atas panggung.

Salah seorang delegasi FIFA yang hadir dalam pertemuan tersebut menjelaskan nomor punggung 9 diperuntukkan bagi para kepala pemerintahan. Sementara nomor punggung 10 diberikan kepada para kepala negara.

Khusus untuk Presiden Joko Widodo, diberikan nomor punggung 21 dengan makna keberhasilan Indonesia yang ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia di bawah usia 20 pada tahun 2021.

Baca juga: Jokowi Bertemu Presiden FIFA, Bicarakan Piala Dunia U-20

Momen tersebut merupakan bagian dari acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara ASEAN dan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) yang dilaksanakan di Impact Exhibition and Convention Center, Bangkok, Thailand, Sabtu (2/11).

MoU tersebut berisikan tentang pengembangan dan peningkatan sepak bola dengan tujuan mendorong pembangunan sosial serta gaya hidup sehat di kawasan.

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal ASEAN Dato' Lim Jock Hoi dan Presiden FIFA Gianni Infantino dalam rangkaian acara KTT ke-35 ASEAN dan disaksikan para pemimpin negara-negara ASEAN.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi secara singkat menjelaskan terdapat empat bentuk kerja sama yang akan dilakukan antara ASEAN dengan FIFA.

"Pertama adalah promotion of sport integrity, kedua adalah sport for development, ketiga yakni FIFA football for school programme, dan keempat adalah professional capacity building," ujarnya dalam keterangan resmi.(OL-5)

BERITA TERKAIT