02 November 2019, 15:47 WIB

Hati-hati, Konsumsi Air Putih Berlebihan Picu Serangan Jantung


Atalya Puspa | Humaniora

Wavebreakmedia Ltd
 Wavebreakmedia Ltd
Konsumsi Air Putih Berlebihan Picu Serangan Jantung

RUTIN mengkonsumsi air putih setiap hari memang sebuah kebiasaan yang sehat. Bahkan, ada pula program diet yang menjadikan air putih sebagai senjata utama untuk menurunkan berat badan. Namun, jangan salah kaprah. Pasalnya, mengkonsumsi air putih yang berlebihan justru akan berdampak negatif bagi tubuh.

Clinical Detitian and Support Nutritionist Emilia E. Achmadi mengungkapkan, mengkonsumsi air putih yang berlebihan justru akan memicu serangan jantung.

"Kalau minum terlalu banyak sebagian besar airnya akan dibuang. Kedua, bahayanya kita akan mengalami hiponatremia. Ini akan memicu serangan jantung. Hati-hati mengkonsumsi air terlalu banyak," kata Emilia di Jakarta, Sabtu (1/10).

Dirinya menyarankan agar mengkonsumsi air putih secukupnya. Adapun, setiap orang memiliki takaran yang berbeda untuk mengkonsumsi air putih setiap harinya.

"Minum sesering mingkin dengan jumlah yang tidak terlalu banyak. Takarannya itu, berat badan dibagi 30. Misalkan berat badan 60 kg, berarti konsumsi air 2 liter per hari. Kalau olahraga tambah 200 cc per setengah jam olahraga," tuturnya.

Dirinya juga menyatakan, masyarakat jangan sampai terkecoh dengan iming-iming air putih yang menyehatkan. Karena pada dasarnya setiap air putih dalam kemasan memiliki kandungan dan manfaat yang sama.

"Gak usah terkecoh dengan pH-nya segini, ini bening. Minum air kemasan pada dasarnya semua sama saja. Tidak perlu mencari yang paling bening. Karena kalau terlalu bening, tandanya kandungan mineralnya sudah hilang, dan tidak ada manfaatnya bagi tubuh kita," tandasnya. (OL-09)

BERITA TERKAIT