02 November 2019, 13:15 WIB

Kebakaran Maria Fire Muncul di Tengah Upaya Pemadaman


Melalusa Susthira K | Internasional

AFP/Apu Gomes
 AFP/Apu Gomes
Pasukan pemadam kebakaran berusaha memadamkan Maria Fire di California

KEBAKARAN hutan baru di California kembali muncul dan semakin meluas mencapai 3.700 hektare, Jumat (1/11). Insiden kebakaran yang disebut Maria Fire itu awalnya meletus pada malam sebelumnya di Ventura County, California, yang terletak 105 kilometer dari barat laut Los Angeles, Amerika Serikat (AS).

Kobaran api lantas semakin tidak terkendali karena dipicu angin kencang dan mengancam sedikitnya 2.300 bangunan di wilayah tersebut.

Kebakaran Maria Fire membuat ribuan orang terpaksa mengungsi dan semakin memperparah keadaan setelah serentetan kebakaran hutan melanda negara bagian California.

Pada Jumat (1/11) sore, kobaran api mengancam menghanguskan kebun jeruk dan alpukat serta kebun buah lainnya setelah petugas pemadam kebakaran gagal memadamkan api.

Baca juga: Perpustakaan Kepresidenan Reagan Selamat dari Kebakaran Easy Fire

Pihak berwenang mengatakan 2 bangunan telah hangus dilalap api dan 8 ribu orang berada di bawah perintah wajib evakuasi.

Kepala Polisi Wilayah Ventura, Bill Ayub, mengatakan petugas pemadam kebakaran telah gagal memadamkan api karena adanya pesawat nirawak (drone) yang diterbangkan orang-orang di daerah tersebut.

"Tadi malam dan dini hari kami mendapati orang-orang menerbangkan drone kecil di daerah operasi penerbangan untuk penanggulangan kebakaran," ujar Ayub.

"Hal ini menciptakan bahaya yang sangat signifikan bagi aset pemadam kebakaran udara kami dan menyebabkan mereka terpaksa mendarat dan menghentikan upaya pemadam kebakaran selama drone tersebut ada di daerah itu," sambungnya.

Kebakaran Maria Fire terjadi di tengah upaya para petugas pemadam kebakaran untuk terus memadamkan berbagai kebakaran yang menjalar di seluruh negara bagian California dalam dua pekan terakhir. Insiden kebakaran hutan di California tahun ini mendorong evakuasi besar-besaran serta pemadaman listrik.

"Kami berada di tengah-tengah pertarungan besar, dan kami hampir satu minggu berada dalam situasi ini dan belum tampak ujungnya," ujar Kepala Pemadam Kebakaran Wilayah Ventura Mark Lorenzen.

Sebelumnya, Rabu (30/10), kebakaran Easy Fire yang terjadi di wilayah yang sama nyaris menghanguskan Perpustakaan Kepresidenan Ronald Reagan. Kobaran api baru sepenuhnya berhasil dipadamkan pada Jumat (1/11) kemarin.

Sementara itu, pihak berwenang menuturkan kebakaran Kincade Fire yang menjadi kebakaran terbesar yang melanda California musim ini sebagian besarnya telah berhasil dipadamkan.

Meskipun Layanan Cuaca Nasional AS telah mencabut peringatan bendera merah ekstrim yang dikeluarkan untuk wilayah Los Angeles pada Kamis (31/10), pihaknya memperingatkan bahwa angin Santa Ana masih berpotensi mendatangkan kerusakan sampai dengan Sabtu (2/11) malam.

Dalam beberapa hari terakhir, kebakaran lain terjadi di seluruh negara bagian California yang dipicu angin kencang, rendahnya curah hujan, dan kelembaban, serta suhu tinggi. Namun, berbeda dengan insiden kebakaran hutan pada tahun sebelumnya, kebakaran kali ini belum ada laporan yang menyebut adanya korban jiwa.

Adapun pada 2018, insiden Camp Fire menjadi bencana kebakaran hutan paling merusak melanda California yang menghancurkan Kota Paradise dan menyebabkan sedikitnya 86 orang tewas.

Pun begitu halnya pada 2017, kebakaran yang melanda California Utara menghanguskan ribuan bangunan dan menewaskan sedikitnya 44 orang. (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT